TIRIS, Radar Bromo-Pipa gravitasi system penyediaan air minum (SPAM) Tancak di Kecamatan Tiris, Kabupaten Tiris mengalami kebocoran sejak Rabu (29/7) lalu. Kebocoran terjadi pada dua titik lokasi. Hingga Minggu (2/8), satu titik telah berhasil diperbaiki. Sementara satu titik lainnya masih dalam proses perbaikan.
Kabag Teknik Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo, Agus Hariyanto menyebutkan bahwa pipa HDPE pada jalur air bersih milik Perumdam Tirta Argapura di SPAM Tancak mengalami kebocoran. Pipa berdiameter 20 dim tersebut sambungannya terlepas karena kurang erat saat proses pemanasan.
Kebocoran terjadi pada Rabu (29/7) lalu. Tim teknis langsung melakukan perbaikan. Pipa HDPE yang tertanam sebelumnya digali terlebih dahulu. “Baru kemudian kami panaskan dan sambungkan kembali,” katanya.
Selama proses perbaikan berlangsung, aliran air ke empat kecamatan terganggu. Yakni Kecamatan Tiris, Maron, Banyuanyar dan Gading atau total sekitar 4.000 sambungan rumah (SR). “Saat itu aliran air mati,” katanya.
Syukur dalam tiga hari proses perbaikan dapat diselesaikan pada satu titik, sementara satu titik lainnya berjarak 2 kilometer dari titik kebocoran pertama.
“Tapi yang kedua ini bocornya tidak separah yang titik pertama. Jadi, air masih bisa mengalir meski debitnya tidak maksimal. Tapi aliran air sudah hidup lagi,” katanya.
Proses perbaikan juga dilakukan dengan metode yang sama. Diperkirakan proses perbaikan akan dilakukan pada kemarin (2/8).
“Sebelumnya kami sudah melakukan penggalian pipa pada Sabtu (1/8). Lalu kami lanjutkan perbaikan pada Minggu (2/8). Kami upayakan selesai dalam sehari ini (Minggu, red). Tapi memang medannya cukup ekstrem. Ada di tebing. Itu yang menjadi kendala kami dalam proses pengangkutan alat pemanas juga,” pungkasnya. (gus/fun)
Editor : Abdul Wahid