Harga Pertamax Turun Rp 300, Pertamina Dex dan Dexlite Stagnan

Inneke Agustin • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 08:48 WIB
ANTRE: Sejumlah pengendara motor antre untuk mengisi BBM nonsubsidi di SPBU Kasbah, Kota Probolinggo, Sabtu (1/8). (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)
ANTRE: Sejumlah pengendara motor antre untuk mengisi BBM nonsubsidi di SPBU Kasbah, Kota Probolinggo, Sabtu (1/8). (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)

PROBOLINGGO, Radar Bromo- Harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi Pertamina kembali disesuaikan. Mulai Sabtu (1/8), harga beberapa jenis BBM turun.

“Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah," ujar Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi.

Dalam penyesuaian ini, untuk wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur harga Pertamax Turbo (RON 98) turun dari Rp 19.300 menjadi Rp 18.300 per liter. Pertamax Green 95 juga turun dari Rp 17.000 menjadi Rp 16.600 per liter.

Pertamax (RON 92) juga turun dari Rp 16.250 menjadi Rp 15.950 per liter. Adapun untuk produk diesel non-subsidi, yakni Pertamina Dex tetap dipatok Rp 21.150 per liter dan Dexlite tetap Rp 19.700 per liter.

Ahad menegaskan, selain melakukan penyesuaian harga, Pertamina juga memastikan ketersediaan stok BBM di seluruh lembaga penyalur resmi tetap aman. Distribusi energi terus dioptimalkan agar pelayanan kepada masyarakat di wilayah Jatimbalinus tidak terganggu.

“Pertamina memastikan pasokan BBM tetap aman, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," ujarnya. (gus/rud)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
turun. bahan bakar minyak pertamina bbm