Diduga Dilempar Bondet, Rumah Warga Curahtulis di Tongas Probolinggo Rusak

Inneke Agustin • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 16:59 WIB
DI SINI: Petugas kepolisian Polsek Tongas menunjukkan lubang bekas lemparan bondet di rumah MR, 38, warga Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jumat (31/7). (Foto: Polsek Tongas for Jawa Pos Radar Bromo)
DI SINI: Petugas kepolisian Polsek Tongas menunjukkan lubang bekas lemparan bondet di rumah MR, 38, warga Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jumat (31/7). (Foto: Polsek Tongas for Jawa Pos Radar Bromo)

 

TONGAS, Radar Bromo-Insiden pelemparan bondet kembali terjadi di Probolinggo. Kali ini yang menjadi sasaran adalah rumah milik MR, 38, warga Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Rumah WR menjadi sasaran dugaan pelemparan bondet pada Jumat (31/7) dini hari. Akibat ledakan tersebut, bagian garasi rumah mengalami kerusakan, sementara korban dan keluarganya mengaku trauma.

Korban menuturkan, peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00. Saat kejadian, ia bersama suaminya sedang terlelap tidur di kamar. Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras dari arah garasi yang membuat mereka dan warga sekitar terkejut.

"Ada suara ledakan dari arah garasi. Kami kaget lalu langsung bangun untuk mengecek ke depan rumah," ujarnya.

Sesampainya di depan rumah, korban mendapati asap pekat memenuhi area garasi. Sejumlah warga sekitar juga langsung berdatangan untuk melihat kondisi rumah korban.

Menurut korban, beberapa warga sempat melihat pelaku melarikan diri ke arah selatan. Namun, pelaku berhasil kabur sebelum sempat dikejar.

"Para tetangga sudah penuh di depan rumah saya. Ada yang sempat melihat pelaku melarikan diri ke arah selatan, tapi sudah tidak bisa terkejar," katanya.

Pelaku diduga berjumlah dua orang yang berboncengan sepeda motor. Namun, identitas keduanya belum diketahui karena kondisi masih gelap. "Motor maupun wajah pelaku tidak terlihat jelas karena kejadiannya malam hari," imbuhnya.

Ledakan tersebut menyebabkan dinding rumah yang menjadi pembatas antara ruang salat dan garasi berlubang. Selain itu, beberapa lembar asbes di area garasi retak, berlubang, dan runtuh akibat kuatnya ledakan.

Material asbes yang jatuh sempat menimpa sepeda motor milik suami korban yang terparkir di garasi. Beruntung kendaraan tersebut tidak mengalami kerusakan berarti. "Kalau kerugian materi diperkirakan sekitar Rp 500 ribu," ucapnya.

Pascakejadian, korban memasang kamera pengawas (CCTV) di bagian depan rumah sebagai langkah antisipasi. Ia juga telah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Tongas dan berharap pelaku segera ditangkap.

"Saya minta tolong pelakunya segera dicari dan ditangkap. Saya dan keluarga trauma. Sekarang setiap mau tidur rasanya waswas. Ada suara sedikit saja langsung takut," tuturnya.

Kapolsek Tongas, Iptu Kumoro Seto mengatakan bahwa  pihaknya telah menerima laporan dugaan pelemparan bondet tersebut. Polisi Polsek Tongas bersama jajaran Polres Probolinggo Kota telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Sejumlah keterangan saksi dan barang bukti pendukung juga terus kami kumpulkan untuk mengungkap pelaku," kata Kumoro. (gus/fun)

Editor : Fandi Armanto
ledakan curahtulis Tongas bondet