KOMITMEN Pemerintah Desa Lambangkuning, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, dalam mendukung program Pemerintah Pusat terus dilakukan. Salah satunya dengan menyediakan lahan untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dengan harapan, dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mempermudah pemenuhan kebutuhan pokok warga.
Lahan pembangunan KDKMP merupakan tanah kas desa yang berada di Dusun Sentono. Lokasi ini dipilih karena dinilai strategis. Hanya berjarak sekitar 300 meter dari jalan utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo, sehingga mudah dijangkau masyarakat.
“Aksesnya juga cukup nyaman," ujar Kepala Desa Lambangkuning Timbul.
Sejauh ini, progres pembangunannya diperkirakan telah mencapai 60 persen. Setelah beroperasi, koperasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan berbagai kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau.
Menurut Timbul, keberadaan KDKMP nantinya tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, tetapi juga menjadi tempat masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, pupuk, maupun berbagai keperluan lainnya dengan harga yang relatif lebih murah.
"Masyarakat nantinya bisa berbelanja kebutuhan pokok hingga pupuk dengan harga yang lebih terjangkau. Harapan kami, koperasi ini benar-benar dapat membantu meningkatkan perekonomian warga," katanya.
Selain mempersiapkan operasional koperasi, pemerintah desa juga mengalokasikan Dana Desa (DD) tahap kedua untuk peningkatan infrastruktur. Salah satu prioritasnya, perbaikan jalan di Dusun Kesut.
Timbul menjelaskan, panjang jalan yang akan diperbaiki akan disesuaikan dengan besaran anggaran. Bila mencukupi, pembangunannya berpotensi dilakukan di dua titik sekaligus. “Jenis perkerasan yang kemungkinan digunakan adalah paving karena dinilai lebih kuat, lebih awet, serta lebih mudah dalam proses pemasangan maupun perawatannya," jelasnya. (gus/rud/*)
Lestarikan Tradisi dan Perkuat Pelayanan Sosial
TIDAK hanya berfokus pada pembangunan fisik dan penguatan ekonomi, Pemerintah Desa Lambangkuning juga terus memperkuat pelayanan sosial serta melestarikan tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas desa.
Kepala Desa Lambangkuning Timbul mengatakan, setiap Muharam atau Suro, pemerintah desa bersama masyarakat rutin menggelar haul di Makam Mbah Mataram. Yakni, sesepuh desa yang dipercaya sebagai pembabat alas Desa Lambangkuning.
Kegiatan ini diisi dengan doa bersama, makan bersama masyarakat, hingga menghadirkan ulama dari luar daerah sebagai bentuk ikhtiar memohon keberkahan dan kesejahteraan bagi seluruh warga. "Kami berdoa bersama untuk kebaikan desa dan kesejahteraan seluruh masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi upaya menjaga sejarah dan tradisi yang telah diwariskan para pendahulu," tuturnya.
Di bidang kesejahteraan sosial, pemerintah desa juga telah menyalurkan ratusan paket bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan ini berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng empat liter untuk setiap penerima.
"Hampir seluruh warga yang menjadi sasaran telah menerima bantuan tersebut. Harapan kami, bantuan pangan ini dapat membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat," katanya.
Sementara itu, pelayanan kesehatan terus diperkuat melalui pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) secara rutin di seluruh dusun. Layanan tersebut mencakup balita, remaja, hingga lanjut usia.
Untuk balita dilakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, sedangkan bagi lansia diberikan pemeriksaan kesehatan seperti gula darah, tekanan darah, hingga kolesterol. Bila ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lanjutan, peserta akan dirujuk ke puskesmas. "Kalau memang membutuhkan penanganan lebih lanjut, akan langsung kami rujuk ke puskesmas agar segera mendapat pelayanan kesehatan," jelas Timbul.
Ketua TP PKK Desa Lambangkuning Titin Sulastini menambahkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terus berjalan bagi balita dan ibu menyusui. Program tersebut dilaksanakan setiap hari kerja, kecuali Sabtu dan Minggu. Distribusi makanan dilakukan melalui kader di masing-masing dusun.
“Biasanya masyarakat mengambil di rumah kader. Namun apabila tidak sempat mengambil, makanan akan kami antar langsung ke rumah penerima," ujarnya. (gus/rud/*)
Editor : Moch Vikry Romadhoni