DPRD Kabupaten Probolinggo Gelar Reses Tahap III, Banyak Disambati Jalan Rusak, Pastikan Diperjuangkan

Agus Faiz Musleh • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 07:00 WIB
SAPA WARGA: Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Probolinggo Khairul Anam menyapa langsung warga dalam reses di dapil-nya.
SAPA WARGA: Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Probolinggo Khairul Anam menyapa langsung warga dalam reses di dapil-nya.

INFRASTRUKTUR jalan menjadi yang paling banyak dikeluhkan warga Kabupaten Probolinggo. Hal itu mengemuka dalam Reses III Masa Persidangan III Tahun 2026 DPRD Kabupaten Probolinggo yang digelar pada 15-21 Juli.

Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma mengatakan, tingginya aspirasi terkait infrastruktur menunjukkan masih besarnya kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari.

“Usulan yang banyak disampaikan masyarakat masih berkaitan dengan perbaikan infrastruktur jalan dan rumah tidak layak huni. Itu menjadi kebutuhan yang memang dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.

Menurut Oka, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pembahasan bersama pemerintah daerah. DPRD berkomitmen mengawal setiap usulan agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan daerah.

SERAP ASPIRASI: Anggota DPRD Fraksi Gerindra Supriatin, S.Ag., S.Pd. mendengar langsung aspirasi warga melalui reses.
SERAP ASPIRASI: Anggota DPRD Fraksi Gerindra Supriatin, S.Ag., S.Pd. mendengar langsung aspirasi warga melalui reses.

Keluhan serupa juga ditemui Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Fraksi NasDem Nur Hasanah saat reses di Desa Watupanjang. Menurutnya, akses jalan kabupaten yang menghubungkan Krucil menuju Plaosan-Pandanlaras, menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak.

“Masyarakat mengusulkan perbaikan jalan kabupaten dari Krucil menuju Plaosan dan Pandanlaras. Selain itu, mereka juga meminta penambahan penerangan jalan karena masih banyak titik yang gelap," katanya.

Aspirasi yang hampir sama juga diterima Ketua Fraksi PKB Muchlis. Menurutnya, jalan penghubung antardesa menjadi persoalan yang paling sering disampaikan warga dalam setiap titik reses. Terutama jalan penghubung antardesa yang masih banyak rusak.

BAHAN POKIR: Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Probolinggo Mohammad Amin Haddar memastikan hasil reses diperjuangkan.

 
BAHAN POKIR: Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Probolinggo Mohammad Amin Haddar memastikan hasil reses diperjuangkan.  

“Yang kedua, penerangan jalan. Juga keluhan masyarakat terkait keamanan, seperti keresahan terhadap aksi begal," ujarnya.

Menurutnya, konektivitas jalan menjadi faktor penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Kerusakan jalan, terutama di bagian selatan, seperti Kecamatan Sumber, membuat biaya distribusi hasil pertanian semakin tinggi.

“Kita terus berupaya agar Pemkab fokus pada pembangunan infrastruktur jalan. Apalagi ini sudah menjadi skala prioritas Bupati," ujar Muchlis.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Probolinggo Khairul Anam mengatakan, hasil reses akan dihimpun menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Ada dua fokus utama yang akan diperjuangkan fraksinya. Yakni, penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan aksesibilitas.

“Prioritas kami fokus pada dua hal, penguatan ekonomi dan aksesibilitas. Melalui jaminan sektor produksi pertanian, pesisir, dan UMKM. Kemudian, perbaikan infrastruktur jalan dengan mendorong penganggaran jalan-jalan yang rusak," katanya.

Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Probolinggo Mohammad Amin Haddar mengungkapkan, selain perbaikan jalan, masyarakat juga menyampaikan usulan agar pemerintah menyediakan layanan ambulans gratis untuk mengantar jenazah pasien.

PIMPINAN DPRD: Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma menyapa warga Desa/Kecamatan Pakuniran.
PIMPINAN DPRD: Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma menyapa warga Desa/Kecamatan Pakuniran.

“Selama ini keluarga pasien yang meninggal dunia masih harus membayar biaya ambulans. Padahal, mereka sedang berada dalam suasana duka dan masih dibebani biaya tambahan. Aspirasi masyarakat ini akan kami masukkan ke pokir untuk diperjuangkan," ujarnya.

 

BAGIAN SELATAN: Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Fraksi NasDem Nur Hasanah reses di Desa Watupanjang, Kecamatan Krucil.
BAGIAN SELATAN: Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Fraksi NasDem Nur Hasanah reses di Desa Watupanjang, Kecamatan Krucil.

Adapun Anggota DPRD Fraksi Gerindra Supriatin mengatakan, persoalan jalan masih mendominasi aspirasi masyarakat. Warga juga mengusulkan perbaikan irigasi, rehabilitasi gedung sekolah, hingga tempat ibadah. “Semua aspirasi warga akan saya upayakan masuk dalam pokir agar bisa ditindaklanjuti," katanya.

Menurutnya, pembangunan jalan beraspal harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan roda perekonomian masyarakat.

“Apalagi kemampuan dana desa saat ini sangat terbatas,” ujarnya. (mu/adv)

BANYAK MASUKAN: Ketua Fraksi PKB Muchlis reses di Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura.
BANYAK MASUKAN: Ketua Fraksi PKB Muchlis reses di Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura.

 

Editor : Moch Vikry Romadhoni
Reses III Masa Persidangan III kabupaten infrastruktur probolinggo