Temukan Sarang Lebah di Kotak Speaker SDN Kedopok 1-Probolinggo, Damkar Turun Tangan

Inneke Agustin • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30 WIB
EVAKUASI: Petugas Damkar Satpol PP Kota Probolinggo saat melakukan evakuasi sarang lebah madu di SDN Kedopok 1, Kota Probolinggo, Selasa (28/7). (DAMKAR SATPOL PP KOTA PROBOLINGGO for Jawa Pos Radar Bromo)
EVAKUASI: Petugas Damkar Satpol PP Kota Probolinggo saat melakukan evakuasi sarang lebah madu di SDN Kedopok 1, Kota Probolinggo, Selasa (28/7). (DAMKAR SATPOL PP KOTA PROBOLINGGO for Jawa Pos Radar Bromo)

KEDOPOK, Radar Bromo - Aktivitas belajar mengajar di SDN Kedopok 1, Kota Probolinggo, sempat diwarnai kekhawatiran. Sebab, ditemukan aktivitas sarang lebah madu di lingkungan sekolah.

Demi menghindari risiko yang dapat membahayakan siswa dan guru, petugas Damkar Satpol PP Kota Probolinggo mengevakuasi sarang tersebut Selasa (28/7). Evakuasi dilakukan setelah petugas menerima laporan dari sekolah ada aktivitas sarang lebah madu.

"Pihak sekolah meminta bantuan kepada kami karena khawatir keberadaan lebah membahayakan aktivitas belajar mengajar," terang Petugas Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Sulaiman.

Sekitar pukul 12.20, petugas tiba di sekolah dan langsung mencari sarang lebah. Setelah menyisir sekolah, sarang diketahui berada di dalam sebuah speaker atau pengeras suara yang terpasang di teras sekolah. Tepat di depan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

"Lebah membuat sarang di dalam speaker. Sementara speaker itu masih digunakan, sehingga harus segera dievakuasi agar tidak membahayakan warga sekolah," jelas Sulaiman.

Sebelum evakuasi dilakukan, petugas lebih dahulu menurunkan speaker dari tempatnya. Speaker kemudian dipindahkan ke lokasi yang jauh dari area belajar siswa, sebelum dibuka secara hati-hati.

"Speaker kami bawa menjauh dari ruang belajar, kemudian kami buka untuk mengeluarkan sarang lebah yang berada di dalamnya," ungkapnya.

Saat speaker dibongkar, petugas menemukan sarang lebah yang ukurannya cukup besar. Untuk menghindari lebah menjadi agresif, petugas menggunakan asap guna mengusir koloni tersebut sebelum mengambil sarangnya.

"Setelah gerombolan lebah pergi, sarangnya kami ambil. Semudian speaker dipasang kembali dan ditutup seperti semula," ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung lancar dan selesai sekitar pukul 12.40. "Alhamdulillah proses evakuasi berjalan aman. Tidak ada korban maupun petugas yang tersengat lebah," pungkas Sulaiman. (gus/hn)

Editor : Fahreza Nuraga
SDN Kedopok 1 probolinggo belajar mengajar sarang lebah