LECES, Radar Bromo- Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di Desa Tigasan Kulon, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Aliran air dari Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo ke sejumlah dusun tidak mengalir maksimal.
Sekretaris Desa Tigasan Kulon Asnawi mengatakan, tiga dusun kesulitan memperoleh air bersih. Yakni, Dusun Gonggo, Dusun Degedeg, dan Dusun Buntes. Ratusan kepala keluarga (KK) terdampak akibat terbatasnya pasokan air selama musim kemarau.
Di Dusun Gonggo, hampir 100 KK yang krisis air bersih. Di Dusun Degedeg, warga terdampak tersebar di RT 5 ada 20 KK dan RT 6 sebanyak 14 KK. Sedangkan, di Dusun Buntes, terdapat 21 KK di RT 26 dan 33 KK di RT 27.
“Total ada ratusan kepala keluarga. Mereka mulai kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Asnawi.
Kondisi itu makin parah karena sebagian wilayah, terutama Dusun Gonggo, belum memiliki fasilitas sumur bor sebagai sumber air alternatif. Ketika musim kemarau, warga memang sangat bergantung pada pasokan air dari Perumdam. “Kalaupun membuat sumur bor, belum tentu berhasil karena pengeboran hingga kedalaman 100 meter pun belum tentu menemukan sumber air," jelasnya.
Sementara itu, aliran air Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Problinggo belum mampu menjangkau seluruh wilayah secara optimal.
“Karena lokasi dusun tersebut berada di dataran tinggi,” ujar Kepala Unit Leces Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo Syah Reza Azka Lubis.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Pemerintah Desa Tigasan Kulon mengajukan permohonan bantuan distribusi air bersih kepada BPBD Kabupaten Probolinggo. Rabu (29/7), BPBD mengirimkan satu unit mobil tangki berkapasitas 6.000 liter ke Dusun Gonggo.
Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo Agus Salim mengatakan, air bersih langsung disalurkan kepada warga yang telah menunggu di lokasi.
“Mereka menampungnya di kolam berbahan terpal yang telah disiapkan. Sebagian warga juga membawa ember, jeriken, serta berbagai wadah penampungan lainnya untuk dijadikan persediaan air bersih di rumah masing-masing," ujarnya. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga