Bakar Sampah, Lahan di JLU Probolinggo Terbakar: Akses Sulit Dijangkau, Damkar Padamkan Api dari Area Bengkel Truk

Inneke Agustin • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 19:58 WIB
SEMPROT: Petugas Damkar Satpol PP Kota Probolinggo saat melakukan pemadaman di sebuah lahan yang terbakar di Jalan Anggrek, Jalur Lingkar Utara (JLU), Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.
SEMPROT: Petugas Damkar Satpol PP Kota Probolinggo saat melakukan pemadaman di sebuah lahan yang terbakar di Jalan Anggrek, Jalur Lingkar Utara (JLU), Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

 

MAYANGAN, Radar Bromo-Lahan kering di Jalan Anggrek, Jalur Lingkar Utara (JLU), Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, terbakar pada Selasa (28/7) malam.

Kebakaran diduga dipicu pembakaran sampah dan tumpukan daun kering yang sengaja dilakukan untuk membersihkan lahan.

Petugas Damkar Satpol PP Kota Probolinggo, Nyoman menjelaskan bahwa laporan pertama diterima melalui layanan darurat Call Center 112 sekitar pukul 19.02.

Laporan tersebut disampaikan oleh Trisnata, 40, seorang petugas keamanan di salah satu bengkel truk yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

"Begitu menerima laporan, kami langsung menerjunkan dua unit fire truck menuju lokasi kejadian," ujar Nyoman.

Setibanya di lokasi, kobaran api masih terlihat meski intensitasnya sudah mulai berkurang. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api sebelumnya sempat membesar dan menimbulkan kekhawatiran akan merembet ke area bengkel truk yang berada di dekat lahan tersebut.

"Lokasi kebakaran sangat dekat dengan bengkel yang dijaga pelapor. Karena itu, ia segera menghubungi petugas agar api tidak meluas dan membahayakan bangunan di sekitarnya," jelasnya.

Baca Juga: Lahan Tebu Terbakar Bikin Warga Gerongan di Maron Probolinggo Panik

Proses pemadaman sempat terkendala akses menuju titik api. Lahan yang terbakar berada di sisi sungai sehingga kendaraan pemadam tidak dapat mendekat secara langsung.

Petugas akhirnya melakukan penyemprotan dari dalam area bengkel truk yang berbatasan dengan lokasi kebakaran.

"Kami melakukan pemadaman sekaligus pendinginan dari dalam area bengkel karena posisi lahan berdempetan dengan sungai sehingga akses menuju titik api cukup sulit," terangnya.

Nyoman mengatakan bahwa api diduga berasal dari aktivitas bersih-bersih lahan. Sejumlah rumput dan belukar kering yang kemudian dibakar akhirnya menyebar ke area lahan lainnya.

“Karena api tidak dipantau dan dibiarkan tetap hidup, akhirnya terkena hembusan angin yang cukup kencang dan vegetasi sekitar yang kering jadilah kebarakan lahan,” jelasnya.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.20. Berkat laporan cepat dari warga, kebakaran tidak sempat meluas ke area sekitar maupun mengancam bangunan di dekat lokasi.

"Syukurlah kejadian ini segera dilaporkan sehingga kami bisa langsung melakukan penanganan. Api tidak sempat menyebar terlalu luas. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun kerugian material," jelas Nyoman. (gus/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
damkar terbakar bakar sampah jlu probolinggo