Hanya 5 Meter dari Permukiman, Kebakaran Rumpun Bambu di Tongas-Probolinggo Bikin Panik

Inneke Agustin • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:29 WIB
SEMPROT: Tim Damkar Kabupaten Probolinggo berusaha memadamkan api yang melalap rumpun bambu di Desa Semendi, Kecamatan Tongas, Jumat (25/7) malam. (DAMKAR KABUPATEN PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)
SEMPROT: Tim Damkar Kabupaten Probolinggo berusaha memadamkan api yang melalap rumpun bambu di Desa Semendi, Kecamatan Tongas, Jumat (25/7) malam. (DAMKAR KABUPATEN PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)

TONGAS, Radar Bromo - Kebakaran empat rumpun bambu di Desa Semendi, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, sempat membuat warga sekitar panik. Maklum, lokasinya hanya berjarak sekitar lima meter dari permukiman warga, Jumat (25/7) malam. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.

Inspektur Inspeksi Damkar Kabupaten Probolinggo Danang Purwanto, mengaku mendapatkan laporan dari call center 112 sekitar pukul 22.15. “Begitu menerima laporan adanya kebakaran barongan, tim langsung bergerak ke lokasi dengan membawa satu unit fire truck," ujarnya.

Di lokasi, empat rumpun bambu telah dilalap api. Karena titik kebakaran sangat dekat dengan permukiman, warga sekitar sempat panik. Mereka berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. Namun tidak berhasil lantaran debit air yang kecil tidak mampu mengimbangi besarnya kobaran api.

“Warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan selang dari keran, tetapi debit airnya kecil sehingga api tidak bisa dipadamkan secara maksimal," jelas Danang.

Kondisi diperparah dengan tiupan angin kencang yang membuat api semakin cepat membesar dan berpotensi merambat ke bangunan di sekitarnya. Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus pendinginan hingga situasi benar-benar aman sekitar pukul 23.30.

“Dugaan sementara berasal dari pembakaran sampah yang tidak ditunggu dan tidak dipastikan benar-benar padam, sehingga api kembali menyala dan membakar rumpun bambu," ujarnya. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
semendi Rumpun Bambu kebakaran Tongas probolinggo