SUMBERASIH, Radar Bromo-Lahan kosong di sisi ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) Km 828, tepatnya di Desa Sumberbendo, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo terbakar pada Jumat (24/7) pagi.
Kebakaran yang menghanguskan vegetasi kering seluas sekitar 500 meter persegi itu diduga dipicu putung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengendara.
Inspektur Inspeksi Damkar Kabupaten Probolinggo Danang Purwanto mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh petugas jaga Tol Paspro yang melihat kepulan asap dari area lahan kosong di sekitar ruas tol.
Temuan itu kemudian dilaporkan melalui layanan Call Center 112 dan diteruskan kepada Damkar Kabupaten Probolinggo Unit Tongas.
"Kami menerima laporan sekitar pukul 09.24. Setelah itu satu unit fire truck beserta personel langsung diberangkatkan menuju lokasi," ujarnya.
Dalam perjalanan menuju titik kebakaran, petugas sempat menghadapi kendala akses. Kendaraan pemadam tidak dapat masuk melalui Gerbang Tol Tongas karena tidak tersedia jalur untuk kendaraan berukuran besar.
Akibatnya, tim harus memutar dan masuk melalui Gerbang Tol Probolinggo Barat, Muneng agar dapat menjangkau lokasi kejadian.
Baca Juga: Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Tripleks Terguling di Tol Paspro
Setibanya di lokasi, api masih berkobar dan telah membakar lahan dengan luas sekitar 500 meter persegi.
Menurut Danang, sebelum petugas damkar tiba, petugas jaga tol telah berupaya melakukan pemadaman menggunakan air tangki.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena tiupan angin membuat kobaran api cepat merambat ke vegetasi kering di sekitarnya.
"Petugas jaga sebenarnya sudah berusaha memadamkan api menggunakan air tangki, tetapi cuaca berangin membuat api terus membesar dan menyebar," jelasnya.
Petugas Damkar kemudian melakukan pemadaman hingga proses pendinginan. Setelah bekerja sekitar satu setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 10.54 dan situasi dinyatakan aman.
Beruntung, kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. Kobaran api juga tidak sempat merembet ke badan jalan tol sehingga arus lalu lintas tetap berjalan normal. "Untungnya api tidak sampai melalap badan jalan tol sehingga tidak mengganggu lalu lintas," katanya.
Berdasarkan hasil asesmen awal, kebakaran diduga dipicu oleh putung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengendara yang melintas di ruas tol tersebut.
Bara rokok diduga menyulut vegetasi kering hingga akhirnya memicu kebakaran.
"Kemungkinan ada pengendara yang membuang putung rokok sembarangan. Karena kondisi rumput dan semak sangat kering, bara rokok dengan cepat membesar menjadi api," pungkas Danang. (gus/mie)
Editor : Muhammad Fahmi