Diterjang Angin Kencang, Dua Pohon Tumbang di Probolinggo: Satu Tutup Jalan, Satu Timpa Dapur Warga

Inneke Agustin • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 20:26 WIB
TUMBANG: Kondisi pohon tumbang di jalan Gubernur Suryo.
TUMBANG: Kondisi pohon tumbang di jalan Gubernur Suryo.

 

PROBOLINGGO, Radar Bromo- Angin kencang yang terjadi beberapa hari terakhir di Probolinggo mulai menimbulkan korban. Dua pohon tumbang di dua lokasi yang berbeda, Kamis (24/7). Salah satunya menimpa atap dapur rumah warga.

Pohon tumbang yang pertama terjadi di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tisnonegaran, Kanigaran, Kota Probolinggo, sekitar pukul 12.00. Sebatang pohon kiara di tepi jalan tiba-tiba tumbang diduga akibat terpaan angin kencang.

Sekretaris BPBD Kota Probolinggo Dedy Ristantama mengatakan, saat kejadian angin berembus dengan kecepatan sekitar 12,6 kilometer per jam. Warga yang melaporkan kejadian itu melalui layanan Call Center 112 langsung direspons petugas dengan datang ke lokasi.

"Pohon tumbang dan melintang di tengah jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas,” terangnya.

Akibatnya, sejumlah pengendara harus putar balik karena jalan tertutup pohon tumbang. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil,”

Petugas BPBD Kota Probolinggo bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan warga kemudian mengevakuasi pohon menggunakan mesin chainsaw. Pohon dipotong menjadi beberapa bagian, baru dipindahkan dari badan jalan.

"Proses evakuasi berlangsung sekitar 20 menit. Setelah pohon berhasil disingkirkan, arus lalu lintas kembali normal," tutur Dedy.

Baca Juga: Angin Kencang Bikin Pohon Tumbang hingga Timpa Dua Rumah Warga di Tiris Probolinggo

Dua jam kemudian, pohon petai setinggi sekitar 5 meter tumbang di Desa Bulujaran Kidul, Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 14.00.

Pohon tersebut menimpa atap dapur milik Saiful, 37, warga setempat. Beruntung saat kejadian tidak ada aktivitas di dapur, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Petugas TRC BPBD Kabupaten Probolinggo Saifullah mengatakan, kerusakan hanya terjadi pada beberapa genting atap dapur. Korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 500 ribu.

"Yang terdampak hanya beberapa genting. Bangunan dapur tidak sampai ambruk, sehingga masih bisa digunakan untuk memasak," jelasnya.

Setelah menerima laporan, petugas BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan asesmen. Sekaligus menyalurkan bantuan berupa terpal dan paket perlengkapan kebersihan kepada korban.

Saifullah mengingatkan bahwa saat ini di Kabupaten Probolinggo masih memasuki periode angin kencang. Dia pun mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat diharapkan tetap waspada. Hindari berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, maupun tiang listrik yang berpotensi tumbang," pungkasnya. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
dapur rumah warga angin kencang pohon tumbang probolinggo