Pohon Tumbang Timpa Dapur-Tiga Motor di Asrama Polisi Polres Probolinggo Kota

Inneke Agustin • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 20:16 WIB
EVAKUASI: Pegawai BPBD Kota Probolinggo mengevakuasi pohon mangga tumbang di Asrama Polisi Polres Probolinggo Kota, Rabu (23/7) malam. (BPBD KOTA PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)
EVAKUASI: Pegawai BPBD Kota Probolinggo mengevakuasi pohon mangga tumbang di Asrama Polisi Polres Probolinggo Kota, Rabu (23/7) malam. (BPBD KOTA PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)

PROBOLINGGO, Radar Bromo- Hembusan angin kencang yang melanda Kota Probolinggo mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi. Rabu (23/7) malam, insiden itu menyebabkan satu dapur rumah di Asrama Polisi Polres Probolinggo Kota, rusak.

Bahkan, tiga unit sepeda motor juga tertimpa. Total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 30 juta.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo Dedy Ristantama mengatakan, berdasarkan pemantauan cuaca, kecepatan angin saat kejadian mencapai 19,2 kilometer per jam. Menyebabkan tumbangnya sejumlah pohon di berbagai titik di Kota Probolinggo.

“Beberapa lokasi yang terdampak di antaranya satu pohon tumbang di Pondok Pesantren Radyatus Solihin, sejumlah pohon pisang dan pepaya tumbang di Jalan Triwung Kidul, serta satu pohon mangga di Asrama Polisi Polres Probolinggo Kota Blok B, tumbang," ujarnya, Kamis (24/7).

Menurut Dedy, dampak paling parah terjadi di lingkungan Asrama Polisi Polres Probolinggo Kota. Pohon mangga berukuran besar yang tumbang menimpa dapur salah satu rumah dinas anggota kepolisian hingga menyebabkan kerusakan pada bagian atap.

“Syukurnya tidak ada orang di dapur saat kejadian, sehingga tidak ada korban," katanya.

Selain bangunan, pohon mangga itu juga menimpa tiga unit sepeda motor milik warga asrama. Kendaraan rusak akibat tertimpa batang dan ranting pohon. “Total kerugian material dari kejadian ini kami perkirakan mencapai sekitar Rp 30 juta," jelasnya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Probolinggo langsung diterjunkan ke lokasi untuk menanganinya. Petugas mengevakuasi batang pohon dengan menggunakan gergaji mesin, agar akses di sekitar lokasi kembali aman dan tidak membahayakan warga.

Menyusul masih adanya potensi cuaca ekstrem disertai angin kencang, BPBD mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.

Warga diminta memastikan kondisi atap rumah dalam keadaan kokoh, menghindari berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, maupun tiang listrik yang berpotensi tumbang, serta menunda aktivitas di luar ruangan apabila angin bertiup kencang. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
kencang angin bpbd probolinggo kemarau