Lima SPPG di Kota Probolinggo Belum Beroperasi, Begini Kendalanya

Arif Mashudi • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 08:21 WIB
Ilustrasi SPPG
Ilustrasi SPPG

KANIGARAN, Radar Bromo- Sejumlah 37 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah rampung dibangun di wilayah Kota Probolinggo. Namun sejauh ini, masih ada yang belum berfungsi secara menyeluruh. Tercatat baru 32 unit SPPG yang aktif menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Berdasarkan data teknis di lapangan, layanan dari 32 SPPG yang berjalan telah menjangkau sekitar 63 ribu lebih penerima manfaat di berbagai kecamatan. Pemerintah daerah memastikan sisa fasilitas yang belum dibuka akan segera diaktifkan secara bertahap setelah pemenuhan regulasi operasional selesai.

Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Budiono Wirawan mengatakan, pemerintah berkomitmen penuh untuk mempercepat pengoperasian seluruh fasilitas yang ada. Agar perluasan jangkauan program bisa segera dinikmati oleh warga yang belum terdata.

“Kami terus mengevaluasi kendala teknis di tujuh titik SPPG yang belum beroperasi agar seluruh sarana bisa segera aktif seratus persen," ujar Budiono.

Pemkot optimistis integrasi penuh dari 37 SPPG ini akan memperkuat jaring pengaman sosial di Kota Probolinggo, secara merata. “Penerima manfaat MBG (Makan Bergizi Gratis) itu mulai dari anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” jelasnya.

Dari 37 SPPG yang sudah berdiri, kata Budiono, memang baru 32 yang sudah beroperasi. Lima SPPG lainnya masih ada yang proses perbaikan instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) hingga menunggu anggaran operasional dari BGN cair.

“Ada juga SPPG yang masih belum lengkap alat dapur dan peralatan kantor,” terangnya. (mas/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
relawan bantuan rampung SPPG probolinggo