Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Keberangkatan Haji Mundur Setahun saat Dicek Calon Jemaah Probolinggo, Kemenhaj Tegaskan Antrean Tak Bergeser

Agus Faiz Musleh • Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:20 WIB

 

Ilustrasi Haji
Ilustrasi Haji

 

KRAKSAAN, Radar Bromo – Mundur satu tahun. Itulah yang dialami sejumlah calon jemaah haji Kabupaten Probolinggo saat mengecek nomor porsi keberangkatan haji.

Sebelumnya mereka diestimasi berangkat tahun 2027, berubah jadi tahun 2028.

Kondisi itu membuat sejumlah calon jemaah haji bingung. Bahkan, memicu kekhawatiran adanya pergeseran antrean haji.

Namun, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo memastikan, perubahan tersebut tidak memengaruhi nomor porsi maupun hak calon jemaah untuk berangkat.

Kasubbag Tata Usaha Kemenhaj Ervin Syarif Arifin meminta agar masyarakat tidak langsung menyimpulkan bahwa antrean haji mundur hanya karena estimasi keberangkatan berubah.

"Jemaah tidak perlu panik walau estimasi keberangkatan berubah. Perubahan itu bukan berarti nomor porsi haji mundur, melainkan penyesuaian sistem yang dilakukan selama operasional haji masih berlangsung," kata Ervin.

Ervin menjelaskan, sistem informasi haji secara berkala melakukan sinkronisasi dan pemadanan data.

Baca Juga: Kota Probolinggo Butuh Tempat Lebih Layak sebagai Tempat Berangkat-Pulang Jemaah Haji

Proses tersebut berlangsung setiap tahun setelah penyelenggaraan ibadah haji untuk menyesuaikan data calon jemaah dengan kondisi terbaru.

Selama proses itu berlangsung, estimasi keberangkatan yang tampil pada layanan informasi masih dapat berubah.

Namun perubahan tersebut bersifat sementara dan akan disesuaikan kembali setelah seluruh tahapan operasional haji selesai.

"Setelah musim haji berakhir, sistem akan melakukan pembaruan data kembali. Saat itulah estimasi keberangkatan akan menyesuaikan dengan data yang valid berdasarkan kuota yang berlaku," ujar Ervin.

Ia menegaskan, nomor porsi tetap menjadi dasar utama dalam penentuan jadwal keberangkatan. Selama nomor porsi tidak berubah, posisi antrean calon jemaah juga tidak bergeser.

"Kami mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas. Selama nomor porsi sama, hak keberangkatan jemaah terjamin dan akan mengikuti kuota yang telah ditetapkan," katanya.

Ervin pun meminta calon jemaah memastikan informasi melalui layanan resmi Kementerian Haji dan Umrah atau kantor Kemenhaj setempat bila menemukan perbedaan estimasi keberangkatan.

"Dengan informasi yang benar, masyarakat tidak mudah terpengaruh isu yang menimbulkan keresahan," tutur Ervin. (mu/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
calon jemaah keberangkatan haji antrean Kemenhaj probolinggo