Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dewan Dorong Insentif Guru Ngaji di Kota Probolinggo Ditambah, Pemkot Usulkan Rp 350 Ribu Per Bulan

Arif Mashudi • Jumat, 17 Juli 2026 | 09:00 WIB
Ilustrasi uang
Ilustrasi uang

KANIGARAN, Radar Bromo- Pemkot Probolinggo berencana menaikkan insentif guru ngaji. Tahun depan akan ditambah dari Rp 250 ribu menjadi Rp 350 ribu per bulan. Dengan target sasaran sekitar 1.372 guru ngaji.

Rencana ini tertuang dalam kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027.

Mendapati itu, Komisi III DPRD Kota Probolinggo mendorong insentif guru ngaji dinaikan seperti 2025 menjadi Rp 500 ribu per bulan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Muchlas Kurniawan mengatakan, dalam Pembahasan KUA PPAS 2027, insentif guru ngaji diusulkan naik.

Namun tidak maksimal seperti tahun 2025. Bagian Kesra Pemkot Probolinggo hanya mencantumkan insentif guru ngaji berkisar Rp 350 ribu per bulan.

“Kalau tahun ini (2026) insentif guru ngaji kan hanya Rp 250 ribu per bulan. Tahun depan diusulkan naik, tapi hanya Rp 350 ribu per bulan. Masih di bawah insentif guru ngaji tahun 2025,” katanya, Kamis (16/7).

Muchlas berharap Pemkot memperhatikan kesejahteraan guru ngaji.

Salah satunya dengan memberikan insentif yang layak. Jika 2025 bisa realisasikan Rp 500 ribu per bulan, tahun depan minimal dialokasikan sama.

Baca Juga: Pemkab Probolinggo Matangkan Skema Honor Guru Ngaji Sembari Susun Database Akurat

Karena itu, dalam pembahasan Rancangan APBD 2027, pihaknya berjanji akan mendorong Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memaksimalkan insentif guru ngaji menjadi Rp 500 ribu per bulan.

“Kebetulan saya masuk di Banggar (Badan Anggaran). Nanti lewat Banggar, kami akan dorong insentif guru ngaji sama dengan tahun 2025 sebesar Rp 500 ribu per bulan,” janjinya.

Kabag Kesra Setda Kota Probolinggo Samsul Arifin mengatakan, insentif guru ngaji tahun depan masih dalam KUA PPAS.

Artinya, nilai insentif tersebut bisa bertambah jika dalam APBD 2027 anggarannya ditambah.

“Dengan insentif Rp 350 ribu per bulan untuk 1.372 guru ngaji, kebutuhan anggaran berkisar Rp 5,8 miliar. Tapi, semua itu tergantung nanti disetujui berapa anggarannya dalam APBD 2027,” jelasnya. (mas/rud)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
Rp 350 ribu guru ngaji insentif apbd anggaran