Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

10 Hari Semipro Tinggalkan 8 Ton Sampah, DLH Kota Probolinggo Lakukan Ini

Arif Mashudi • Rabu, 15 Juli 2026 | 08:50 WIB
PUNGUT SAMPAH: Sejumlah pegawai dari DLH dan Dispopar Kota Probolinggo membersihkan sampah di Stadion Bayuangga, Selasa (14/7). (ISTIMEWA)
PUNGUT SAMPAH: Sejumlah pegawai dari DLH dan Dispopar Kota Probolinggo membersihkan sampah di Stadion Bayuangga, Selasa (14/7). (ISTIMEWA)

 KANIGARAN, Radar Bromo- Kesadaran pengunjung kegiatan Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) 2026 untuk membuang sampah pada tempatnya, perlu terus dipupuk. Terbukti, masih banyak sampah yang ditinggalkan setiap selesai kegiatan. Selama 10 hari, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo mengangkut sekitar 8 ton sampai dari lokasi acara.

Selasa (14/7), DLH Kota Probolinggo bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) dan pihak terkait bersih-bersih Stadion Bayuangga.

Mereka memungut sampah yang ditinggalkan pengunjung di lapangan yang menjadi pusat kegiatan Semipro.

Kepala DLH Kota Prbolinggo, Agus Dwiwantoro melalui Kepala Bidang Penanggulangan dan Penanganan Sampah,  Gigih Ardityawan Pratama mengatakan, kesadaran masyarakat untuk membuang sampah perlu ditingkatkan.

Terbukti, masih banyak menyisakan sampah berserakan di lapangan maupun luar lapangan. Padahal, tempat sampah sudah banyak di sediakan di sejumlah titik stadion selama Semipro.

“Selama Semipro 10 hari ini, kami angkut sekitar 8 ton sampah. Kami juga bersihkan sampah setiap hari selama gelaran Semipro. Sampah yang diangkut dominan sampah plastik. Jadi, sampahnya tidak terlalu berat,” katanya, Selasa (14/7).

Setelah Semipro berakhir, Agus mengatakan, pihaknya turun membersihkan bagian dalam dan luar stadion. Terutama sampah-sampah benda tajam, seperti kawat, tusuk sate, dan lainnya. Setelah dipastikan bersih, rumput lapangan disiram.

“Kami langsung turun biar cepat bersih dan aman. Kami lihat tadi banyak bekas tusuk makanan yang panjang-panjang, kulit kerang, dan benda tajam lainnya, membahayakan,” katanya.

Kepala Dispopar Kota Probolinggo Muhammad Abas mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeliharaan rumput stadion. Hari ini akan disiram hingga rumputnya terendam, sehingga proses pemulihan atau tumbuhnya rumput bisa lebih cepat.

“Setelah dilakukan dua kali penyiraman atau direndam dengan banyak air, rumput tumbuh, dilanjutkan dengan pemotongan rumput supaya lebih rata. Kemudian akan diadakan pertandingan sepak bola untuk memastikan lapangan sudah aman digunakan olahraga,” jelasnya. 

Editor : Fahreza Nuraga
2023 semipro Kegiatan sampah