WONOASIH, Radar Bromo-Masih maraknya kasus kejahatan kian menguatkan rencana Pemkot Probolinggo memperkuat keamanan dan ketertiban wilayahnya. Caranya, memasang 300 kamera pengawas (CCTV) dan 160 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) baru di seluruh wilayah kota.
Pembiayaan ratusan CCTV dan PJU itu akan dianggarkan melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2026.
Yaitu, dengan memanfaatkan sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) APBD 2025 sebesar Rp 19 miliar.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengatakan, berdasarkan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025, keuangan daerah mencatat Silpa sekitar Rp 19 miliar.
Rencananya, dana tersebut akan diprioritaskan untuk mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pemasangan CCTV di kota. Termasuk penambahan PJU di titik-titik yang masih minim penerangan.
"Targetnya, pemasangan CCTV itu akan direalisasikan tahun ini. Nantinya untuk 300 CCTV akan dipusatkan di Gedung Meteor. Sehingga seluruh wilayah kota dapat dipantau,” lanjutnya.
Selain memperkuat pengawasan melalui sistem kamera digital, Pemkot Probolinggo juga akan membenahi infrastruktur penerangan jalan. Sebagian dana Silpa dialokasikan untuk menambah 160 unit PJU baru.
Pemasangan dilakukan terutama di kawasan yang selama ini masih minim pencahayaan. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan potensi tindak kriminalitas, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
"Kurang lebih nanti akan kami adakan 160 PJU pasang baru. Sehingga semua tempat di kota tidak ada yang gelap. Target akhir tahun 2028, semua wilayah Kota Probolinggo terang benderang," lanjutnya.
Aminuddin berharap, penguatan sistem pengawasan digital dan peningkatan pencahayaan jalan dapat memberikan rasa aman yang lebih nyata bagi masyarakat.
"Nanti akan diajukan di Perubahan APBD dan direalisasikan tahun ini juga," ujarnya. (mas/hn)
Editor : Muhammad Fahmi