MAYANGAN, Radar Bromo- Volume pengguna Commuter Line Supas-Pro (Surabaya-Pasuruan–Probolinggo) selama masa libur sekolah meningkat. Bahkan, selama empat bulan beroperasi, penumpang melampaui target hingga lipat dua.
Kini, Kereta Commuter Indonesia (KCI) tengah mengkaji penambahan jam pemberangkatan dari Surabaya maupun Probolinggo.
Awal beroperasi, Kereta Commuter Line Supas-Pro diproyeksikan sekitar 150 hingga 200 orang penumpang setiap harinya. Namun selama empat bulan beroperasi, jumlah penumpang terus meningkat.
Rata-rata jumlah penumpang pada hari-hari biasa mencapai 300-400 orang. Ketika weekend jumlahnya meningkat, mencapai sekitar 600-700 orang.
Begitu juga selama masa libur sekolah. Dari data KCI, periode 20 hingga 30 Juni 2026, jumlah penumpang yang menggunakan layanan ini mencapai 6.600 orang atau rata-rata sekitar 600 penumpang per hari.
“Sejak awal kami tidak memasang target yang terlalu tinggi, sekitar 150 hingga 200 orang penumpang per hari. Namun ternyata permintaan masyarakat cukup tinggi. Hari kerja biasa tiap harinya bisa tembus 300 sampai 400 orang penumpang,” ujar Public Relations KAI Commuter Leza Arlan.
Selama empat bulan beroperasi, kata Leza, mulai awal Maret hingga akhir Juni 2026, Commuter Line Supas-Pro telah melayani sekitar 57.800 penumpang.
Selama ini, jam pemberangkatan dari Probolinggo dan Surabaya masing-masing hanya dua kali. Pihaknya masih mengkaji untuk penambahan jam pemberangkatan. Meskipun, antusias dan permintaan masyarakat untuk penambahan jam layanan Supas-Pro lumayan tinggi.
“Saat ini dengan satu lokomotif memang sulit untuk menambah jam pemberangkatan Supro hingga Probolinggo, karena terbentur dengan perawatan. Kecuali ada penambahan lokomatif Commuter Line Supas-Pro, masih bisa memungkinkan. Tapi masih kami upayakan dan kaji untuk penambahan jam jadwal Commuter Line Supas hingga Probolinggo itu,” jelasnya. (mas/rud)
Editor : Muhammad Fahmi