TEGALSIWALAN, Radar Bromo - Aksi pembegalan yang dialami Bidan Desa Blado Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Eka Jarmiati, 41, dipastikan terus diburu. Penyidik Polres Probolinggo masih terus melakukan penyelidikan.
Adanya aksi pembegalan ini menimbulkan kekhawatiran di tengah-tengah masyarakat. Karena itu, kepolisian berupaya maksimal untuk mengungkap dan menangkap pelaku.
Humas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa mengatakan, penyidik bersama petugas lapangan telah melakukan serangkaian tindakan penyelidikan.
Mulai dari olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi-saksi, dan mengumpulkan barang bukti.
Mereka juga mendalami seluruh informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. “Korban sudah melapor. Saat ini masih dalam penyelidikan. Tentunya kasus ini jadi atensi,” ujarnya.
Dari keterangan awal, belum diperoleh informasi secara spesifik yang mengerucut terhadap pelaku. Tiga pelaku masih dalam proses identifikasi.
Penyidik juga berupaya mencari CCTV di sekitar lokasi yang merekam gerak-gerik terduga pelaku.
Selama proses penanganan, Widy meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan. “Laporan masih berproses. Petugas akan berupaya semaksimal mungkin,” jelasnya.
Diketahui, Senin (6/7) pagi, kawanan begal beraksi di Kabupaten Probolinggo. Korbannya seorang bidan Desa Blado Kulon, Eka Jarmiati, 41. Korban dirampok ketika melintas di Jalan Curah Bubur, Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan. Honda Scoopy warna hitam-merah pun raib. (ar/rud)
Editor : Fahreza Nuraga