MAYANGAN, Radar Bromo- Memasuki pekan pertama Juli 2026, antusiasme masyarakat menggunakan transportasi kereta api di wilayah PT KAI Daop 9 Jember, menunjukkan tren positif. Tingkat okupansi penumpang pada masa liburan sekolah terus meningkat. Kondisi ini diperkirakan akan terus bertambah hingga mendekati berakhirnya periode libur sekolah.
Berdasarkan data sementara KAI Daop 9 Jember, selama periode 29 Juni hingga 4 Juli 2026 total volume penumpang naik dan turun mencapai 147.341 orang. Atau, rata-rata sekitar 21 ribu penumpang per hari. Meningkat 3 persen dari pekan sebelumnya pada periode 22 hingga 27 Juni yang telah melayani 142.852 penumpang.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, tingginya mobilitas masyarakat pada periode liburan tahun ini juga didorong oleh kebijakan pemerintah melalui program diskon tarif tiket kereta api hingga 30 persen. Program ini memberikan stimulus positif bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata, mudik keluarga, maupun aktivitas lainnya dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Dengan harga tiket yang lebih ekonomis, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang nyaman, aman, serta tetap efisien untuk menjangkau berbagai destinasi di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur maupun daerah lainnya," katanya.
Selain faktor tarif yang lebih kompetitif, kereta api tetap menjadi moda transportasi yang diminati karena menawarkan berbagai keunggulan, seperti ramah lingkungan. Waktu tempuh yang efisien, bebas dari kemacetan, memiliki ketepatan waktu yang tinggi, serta memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
“Para pelanggan, khususnya keluarga yang bepergian bersama anak-anak, agar senantiasa meningkatkan pengawasan selama berada di area stasiun maupun ketika perjalanan berlangsung. Pastikan anak-anak tidak bermain di area yang berpotensi membahayakan," pesan Cahyo. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga