Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Disasak Bus, Pemotor asal Pakuniran-Probolinggo Meninggal Dunia

Achmad Arianto • Minggu, 5 Juli 2026 | 11:20 WIB
MAKAN KORBAN: Anggota Satlantas Polres Probolinggo melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalur Pantura Desa Jabungsisir, Kecamatan Paiton. (SATLANTAS POLRES PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)
MAKAN KORBAN: Anggota Satlantas Polres Probolinggo melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalur Pantura Desa Jabungsisir, Kecamatan Paiton. (SATLANTAS POLRES PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)

PAITON, Radar Bromo - Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalur Pantura Desa Jabungsisir, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jumat (3/7) malam. Diduga tak memperhatikan arus lalu lintas, seorang premotor, Dafid Kuswara, 24, disasak bus. Nahas, ia meninggal dunia.

Insiden terjadi sekitar pukul 23.15. Saat itu Dafid mendara sepeda motor bernomor polisi N 2590 MD. Warga Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, ini memboncengkan Faizatul Qomariyah, 14, remaja asal Desa Sumberan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.

Mereka melaju dari utara. Sesampai di ruas Jalur Pantura Desa Jabungsisir, Dafid mendadak menyeberang ke selatan jalan. Nahas, ia tak memperhatikan arus lalu lintas di Jalur Pantura. Pada saat yang bersamaan, melaju bus bernopol K 7144 OD yang dikemudikan Aris Edy Suwignyo, 46, warga Desa/Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Bus tersebut melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga kecelakaan tak dapat dihindarkan. “Bus melaju dari timur,ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama.

Mendapatkan laporan, Anggota Satlantas Polres Probolinggo, segera merapat ke lokasi kejadian. Mereka langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan sopir bus dan warga sekitar. Hasilnya, diduga kecelakaan terjadi karena pemotor tidak memperhatikan lalu lintas saat hendak menyeberang.

Dafid meninggal dunia, sementara Faizatul Qomariyah terluka. Mereka dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. “Kecelakaan diduga karena kelalaian pengendara motor yang tidak memperhatikan arus lalu lintas. Korban meninggal dunia di TKP, ujar Aditya. (ar/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#lalu lintas #pantura #kecelakaa beruntun #probolinggo