KOMITMEN Pemerintah Desa Pohsangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat diwujudkan melalui penguatan sektor ekonomi. Salah satunya dengan mendukung program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sekaligus mengembangkan kawasan budi daya buah tematik yang menjadi potensi unggulan desa.
Pemerintah Desa Pohsangit Lor telah menyiapkan lahan untuk pembangunan KDKMP di Dusun Kolor. Lokasi ini dipilih melalui musyawarah desa karena dinilai strategis dan mudah dijangkau masyarakat. Bangunannya telah rampung 100 persen dan siap dioperasionalkan.
Keberadaan koperasi diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Baik untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari maupun menjadi tempat pemasaran hasil pertanian warga. “Warga bisa berbelanja kebutuhan pokok, sementara petani juga memiliki tempat untuk menjual hasil panennya,” ujar Kasi Pelayanan Desa Pohsangit Lor Nemoh.
Selain mendukung keberadaan koperasi, Pemerintah Desa Pohsangit Lor juga mengembangkan program tanaman buah tematik di sejumlah dusun. Di antaranya, di Dusun Kolor, dikembangkan Jambu Air Citra. Di Dusun Kelor menjadi sentra Jambu Air Madu Deli dan alpukat. Di sepanjang jalan desa juga ditanami pohon matoa yang diharapkan menjadi identitas sekaligus daya tarik desa.
Program ini memanfaatkan lahan pekarangan warga yang sebelumnya kurang produktif. Dengan tujuan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Ke depan, hasil panen diharapkan mampu menambah pendapatan asli desa (PADes) sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Nemoh mengatakan, panen perdana buah-buahan tersebut sengaja dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk pengenalan hasil budi daya. Hasil panen berikutnya akan dipasarkan, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.
“Budi daya ini juga dapat menyerap tenaga kerja. Saat panen pertama memang kami bagikan kepada warga, sedangkan panen berikutnya akan kami jual sehingga manfaat ekonominya bisa dirasakan bersama," katanya. (gus/rud/*)
Perkuat Keamanan dan Pelayanan Publik
PEMERINTAH Desa Pohsangit Lor tak hanya fokus membangun perekonomian desa. Kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, penguatan keamanan lingkungan, hingga kemudahan administrasi, terus dilakukan.
Salah satunya melalui pembangunan jalan lingkungan di Dusun Kelor. Jalan sepanjang 120 meter dengan lebar dua meter yang sebelumnya berupa tanah kini telah dipaving, sehingga lebih nyaman dilalui masyarakat.
Jalan tersebut memiliki peran penting karena menjadi akses penghubung menuju Desa Kareng Kidul sekaligus melayani belasan rumah warga dan kawasan pertanian. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas masyarakat maupun distribusi hasil pertanian menjadi semakin lancar.
“Sebelumnya, kalau hujan jalan ini becek dan sulit dilalui. Padahal menjadi akses menuju belasan rumah warga dan lahan pertanian. Harapan kami, masyarakat yang membawa hasil panen maupun menuju fasilitas umum kini bisa lebih nyaman," ujar Kasi Pelayanan Desa Pohsangit Lor Nemoh.
Di sisi lain, keamanan lingkungan juga menjadi perhatian serius pemerintah desa. Kepala Dusun Kolor Abdur Rohman mengatakan, patroli malam rutin dilakukan sejak empat tahun terakhir. Kegiatan dilakukan secara bergiliran di masing-masing dusun dengan berkeliling mulai pukul 00.00 hingga 04.00.
Adanya patroli terbukti efektif menekan potensi tindak kriminal. Bahkan, warga bersama perangkat desa pernah menggagalkan upaya pencurian ternak berkat kegiatan ronda malam tersebut. “Setiap malam kami berkeliling mulai tengah malam hingga menjelang pagi untuk menjaga keamanan lingkungan," ungkapnya.
Tak hanya itu, Pemerintah Desa Pohsangit Lor juga aktif mendukung Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Tahun ini, 200 sertifikat tanah berhasil direalisasikan, sehingga masyarakat memiliki kepastian hukum atas kepemilikan tanahnya.
Pelayanan publik juga terus ditingkatkan melalui pendampingan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Perangkat desa mendatangi rumah-rumah warga untuk memudahkan pembayaran sehingga masyarakat tidak perlu datang sendiri ke lokasi pembayaran. Upaya jemput bola tersebut sekaligus meningkatkan capaian realisasi pembayaran pajak setiap tahunnya.
“Kami mendatangi rumah warga satu per satu agar pembayaran pajak lebih mudah. Dengan cara ini masyarakat terbantu dan tingkat kepatuhan pembayaran juga semakin meningkat,” ujarnya. (gus/rud/*)
Editor : Moch Vikry Romadhoni