BERBAGAI program dicanangkan Pemerintah Desa Sumberan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) menjadi salah satu program yang menjadi perhatian serius Pemerintah Desa Sumberan. Tahun ini ada 15 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkannya, bahkan sudah mendapatkan sampai bulan kelima.
Selain bantuan sosial, Pemerintah Desa Sumberan juga terus melaksanakan program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH). Ada juga meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui Posyandu serta memberikan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi kelompok warga lanjut usia (lansia).
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Kepala Desa Sumberan Hasyim Said Mansur mengatakan, seluruh program yang dilaksanakan merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah desa untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dan perhatian sesuai kebutuhan.
“Kami berharap bantuan ini (BLT-DD) benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, sehingga dapat membantu menjaga ketahanan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Pemerintah desa tidak hanya berfokus pada bantuan sosial. Tetapi juga terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan fisik maupun pelayanan dasar. Salah satunya pelaksanaan program RTLH. Tahun ini ada satu rumah warga yang dinilai layak mendapatkan bantuan perbaikan tempat tinggal.
Selain itu, kegiatan Posyandu tetap rutin dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan ibu, balita, dan masyarakat. Pemerintah desa juga merealisasikan PMT bagi para lansia. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan warga kelompok usia lanjut agar tetap memperoleh asupan gizi yang memadai. “Kesehatan masyarakat menjadi salah satu prioritas kami,” ujarnya.
Desa Sumberan terdiri atas tiga dusun. Yakni, Dusun Krajan, Dusun Kolor, dan Dusun Talar. Pemerintah desa terus mendorong pemerataan pembangunan dan pelayanan di seluruh wilayah. Agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat program pemerintah desa secara adil.
Hasyim berharap semangat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat terus terjaga. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung setiap program yang dijalankan. (mu/rud/*)
Libatkan Masyarakat melalui Program Sadar Tiga Pokja
PEMERINTAH Desa Sumberan, mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun desa yang mandiri, bersih, dan berdaya saing. Salah satu program yang akan dilaksanakan adalah Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Berupa pembersihan jalan di Dusun Krajan dengan melibatkan sekitar 20 warga.
Program ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan desa. Tetapi juga memberikan kesempatan kerja sementara bagi masyarakat, sehingga mampu meningkatkan pendapatan warga sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat desa.
Kepala Desa Sumberan Hasyim Said Mansur mengatakan, PKTD menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat ganda. Yakni, menciptakan lingkungan bersih sekaligus memberikan penghasilan bagi warga yang terlibat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, sekaligus membantu meningkatkan pendapatan warga," ujarnya.
Pemerintah Desa Sumberan juga terus mengoptimalkan Program Sadar Tiga Pokja yang dibentuk di masing-masing dusun. Program ini diperkuat dengan dua kelompok kerja pendukung yang bertugas membantu kelancaran pelaksanaan berbagai kegiatan di tingkat desa.
Menurut Hasyim, keberadaan kelompok kerja menjadi wadah bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan desa melalui berbagai kegiatan sosial, kesehatan, pemberdayaan, dan pembinaan masyarakat. “Dengan keterlibatan masyarakat melalui kelompok kerja, kami berharap setiap program desa dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas," jelasnya.
Pemerintah Desa Sumberan meyakini pembangunan desa akan berhasil bila seluruh elemen masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap setiap program yang dijalankan. Karena itu, pendekatan partisipatif terus dikedepankan agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama pembangunan. (mu/rud/*)
Editor : Moch Vikry Romadhoni