Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Seorang Pemuda di Probolinggo Nekat Akhiri Hidup, Diduga Ini Penyebabnya

Inneke Agustin • Selasa, 30 Juni 2026 | 03:00 WIB
OLAH TKP: Anggota Polres Probolinggo Kota melakukan olah TKP kendat di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Minggu (28/6) malam. (Polres Probolinggo Kota for Radar Bromo)
OLAH TKP: Anggota Polres Probolinggo Kota melakukan olah TKP kendat di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Minggu (28/6) malam. (Polres Probolinggo Kota for Radar Bromo)

KEDOPOK, Radar Bromo - Seorang pemuda warga Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, berinisial YP, 23, ditemukan meninggal dunia dengan cara tak wajar. Minggu (28/6) malam, tubuhnya tergantung di sebatang pohon duku di area makam keluarga di samping rumahnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik Polres Probolinggo Kota tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga, korban sengaja mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Babinsa Kecamatan Wonoasih Sertu Zakaria mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi, korban sempat kedatangan sejumlah temannya sekitar pukul 20.00. Mereka berkumpul di teras depan rumah korban dan diduga mengonsumsi minuman keras (miras). Melihat itu, ibu korban menegur mereka agar tidak melanjutkannya.

“Akhirnya, sekitar pukul 21.30, mereka (korban dan teman-temannya) memutuskan keluar dari rumah," ujar Zakaria.

Sekitar 25 menit kemudian, adik korban yang masih berusia 15 tahun mendapati kakaknya tergantung di pohon duku setinggi sekitar tiga meter. Lokasinya berdampingan langsung dengan rumah korban.

Mengetahui itu, adik korban berteriak meminta pertolongan dan memberitahu kedua orang tuanya. Warga, Babinsa, bersama keluarga menurunkan tubuh korban dari pohon. Tak lama kemudian, anggota kepolisian dari Polres Probolinggo Kota juga tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Saat kami lakukan pengecekan, korban sudah meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Mohamad Saleh (Kota Probolinggo) untuk dilakukan pemeriksaan luar,” ujar Zakaria.

Usai dilakukan pemeriksaan di RSUD dr. Mohamad Saleh, jenazah korban dimakamkan Senin (29/6) sekitar pukul 03.00. Lokasinya di makam keluarga yang berada tepat di samping rumahnya.

Ketua RT setempat, Samad, 54, mengatakan, korban dikenal sebagai pribadi yang sopan dan memiliki banyak teman. Teman-temannya memang kerap datang ke rumah korban untuk berkumpul, meski dirinya tidak mengetahui aktivitas yang mereka lakukan.

“Orangnya sopan, hanya memang agak tertutup. Tapi kalau ada kerja bakti di lingkungan, biasanya juga ikut," katanya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Didik Hariyono mengatakan, dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis tidak ditemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Yang ditemukan hanya tanda-tanda yang mengarah pada bunuh diri,” ujarnya. (gus/rud)

Editor : Jawanto Arifin
#Polres Probolinggo Kota #meninggal dunia #pemuda