Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Waspadai Perubahan Cuaca Lokal, Sepekan Cuaca Relatif Aman, Begini Imbauan BMKG

Fuad Alyzen • Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB
SIAP BERANGKAT: Sejumlah nelayan siap berangkat berburu ikan melalui Pantai Duta Paiton, Probolinggo. (RUDIANTO/JAWA POS RADAR BROMO)
SIAP BERANGKAT: Sejumlah nelayan siap berangkat berburu ikan melalui Pantai Duta Paiton, Probolinggo. (RUDIANTO/JAWA POS RADAR BROMO)

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Kondisi cuaca di wilayah Probolinggo-Pasuruan dalam sepekan diprakirakan aman. Namun, masyarakat tetap diminta mewaspadai perubahan cuaca yang bersifat lokal.

Berdasarkan analisis atmosfer Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, potensi cuaca buruk secara umum tergolong rendah karena kondisi atmosfer lebih stabil dan kandungan uap air mengalami penurunan. Dari hasil analisis BMKG, menunjukkan tidak terdapat potensi thunderstorm (badai guntur), sambaran petir maupun microburst di wilayah Juanda dan sekitarnya.

Potensi hujan juga berada pada kategori rendah hingga terbatas, sedangkan stabilitas atmosfer dinilai relatif lebih baik dibanding beberapa hari sebelumnya. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga 3 Juli 2026.

“Secara umum potensi cuaca buruk hari ini rendah. Atmosfer relatif lebih stabil dan kandungan uap air menurun sehingga pertumbuhan awan konvektif tidak dominan. Namun masyarakat tetap perlu waspada terhadap perubahan cuaca lokal yang dapat terjadi sewaktu-waktu," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Rendy Irawadi, Minggu (28/6).

Ia menerangkan, kandungan uap air (Precipitable Water/PW) tercatat sekitar 31,66 milimeter atau berada pada kategori sedang. Nilai tersebut masih cukup untuk membentuk awan lokal tetapi lebih rendah dibanding hari-hari sebelumnya, sehingga peluang hujan juga menjadi lebih terbatas.

Selain itu, nilai energi konveksi atmosfer yang sangat kecil disertai nilai CIN yang cukup besar, menyebabkan pertumbuhan awan hujan sulit berkembang secara signifikan. Kondisi inilah yang membuat peluang terjadinya hujan lebat maupun cuaca ekstrem menjadi rendah.

Dari sisi angin, lapisan bawah atmosfer didominasi angin timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 0-15 knot. Sementara, pada lapisan yang lebih tinggi arah angin tetap didominasi dari timur hingga tenggara dengan kecepatan yang lebih bervariasi.

Rendy menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan karena cuaca di wilayah Juanda dan sekitarnya termasuk Pasuruan-Probolinggo, diprakirakan relatif aman untuk berbagai aktivitas. Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi terbaru dari BMKG.

“Kami mengimbau masyarakat tetap memantau perkembangan informasi cuaca resmi BMKG. Meski peluang hujan rendah, perubahan cuaca lokal masih mungkin terjadi dalam waktu singkat,” ujarnya. (zen/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#cuaca #pasuruan #perubahan #Aman #probolinggo