Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Baru Dibuka, Berlakukan Syarat Ketat Keamanan Jembatan Kaca Bromo: Wajib Pakai Shoe Cover, Kapasitas Dibatasi Segini

Inneke Agustin • Minggu, 28 Juni 2026 | 00:13 WIB
RAMAI: Sejumlah wisatawan saat bersua foto di atas Jembatan Kaca Bromo atau Bromo Sky Bridge di Sukapura, Kabupaten Probolinggo, yang resmi dibuka sejak Sabtu (27/6). (Inneke Agustin/ Radar Bromo)
RAMAI: Sejumlah wisatawan saat bersua foto di atas Jembatan Kaca Bromo atau Bromo Sky Bridge di Sukapura, Kabupaten Probolinggo, yang resmi dibuka sejak Sabtu (27/6). (Inneke Agustin/ Radar Bromo)

 

SUKAPURA, Radar Bromo-Pembukaan jembatan kaca Bromo atau Bromo Sky Bridge, Sabtu (27/6) tidak hanya menarik perhatian wisatawan. Namun, juga langsung menguji kesiapan pengelolaan dan standar keselamatan di destinasi baru tersebut. 

Sejak hari pertama dibuka, jembatan kaca ini dipadati pengunjung yang ingin mencoba sensasi berjalan di jembatan kaca dengan ketinggian sekitar 100 meter. Ditambah panorama Kaldera Bromo sebagai latar utama.

Untuk keamanan, pengelola menerapkan aturan ketat. Antara lain, wajib menggunakan shoe cover, pengawasan anak oleh orang tua, hingga pembatasan kapasitas 30–40 orang di atas jembatan. Pengunjung juga dilarang berlari, melompat, mengguncang jembatan, duduk, atau memanjat pembatas.

Antusiasme terlihat dari wisatawan asal Blitar, Siti Mukarromah, 55, yang datang bersama keluarga. Meski takut ketinggian, ia tetap mencoba.

"Kebetulan kami sedang liburan di Bromo. Ternyata ada wisata baru, akhirnya kami mampir ke sini," ujarnya.

Ia mengaku tetap menikmati pengalaman tersebut meski merasa takut. Apalagi, pemandangannya sangat menakjubkan.

Baca Juga: Resmi Dibuka Tiket Rp 55 Ribu untuk Wisnu dan Rp 110 Ribu untuk Wisman, Jembatan Kaca Bromo Langsung Diserbu

“Menurut saya pengunjung yang takut ketinggian akan merasa tenang apabila ada jaring pengaman di bawah jembatan. Semoga ke depan terus ada inovasi wisata di sekitar Bromo agar wisatawan tidak bosan datang ke sini," katanya.

Yoga, 28, wisatawan lain asal Bondowoso mengaku penasaran setelah melihat informasi pembukaan di area wisata.

"Saya memang sedang berwisata ke Bromo. Lihat ada jembatan kaca baru dibuka, jadi penasaran dan langsung datang ke sini," ujarnya.

Sementara Yana, 38, asal Kediri yang memiliki fobia ketinggian tetap mencoba. Mesiki, dia tidak sampai berjalan ke tengah jembatan.

"Saya memang phobia ketinggian, jadi tidak berani sampai ke tengah jembatan. Tapi seru dan bagus pemandangannya," katanya. (gus/hn)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#bromo sky bridge #keamanan #jembatan kaca bromo #kapasitas