Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ada Perbaikan Jalan, JLU Probolinggo Ditutup Sebulan, Kendaraan Dialihkan ke JLS

Inneke Agustin • Rabu, 24 Juni 2026 | 19:38 WIB
DIPERBAIKI: Perbaikan jalan di kawasan JLU Probolinggo. (Inneke Agustin/ Radar Bromo)
DIPERBAIKI: Perbaikan jalan di kawasan JLU Probolinggo. (Inneke Agustin/ Radar Bromo)

 

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Ruas Jalan Lingkar Utara (JLU) Kecamatan Mayangan akan ditutup total selama pelaksanaan rigid pavement atau pembetonan jalan.

Sekitar satu bulan ke depan, seluruh kendaraan akan dialihkan melalui Jalur Lingkar Selatan (JLS) untuk mendukung kelancaran pekerjaan dan menjaga kualitas konstruksi.

Kabid LLAJ Dinas Perhubungan Kota Probolinggo Muhammad Dahroji mengatakan, penutupan jalan diawali dengan uji coba sterilisasi atau trial pada Selasa (23/6). Selanjutnya, penutupan total akan dilakukan sebulan mulai Rabu (24/6) hingga Sabtu (25/7).

“Hanya kendaraan tertentu dengan kepentingan khusus yang diperbolehkan melintas dengan pengawasan petugas di lapangan,” ujarnya.

Menurut Dahroji, kebijakan tersebut diterapkan untuk memberikan ruang kerja yang aman bagi pelaksana proyek.

Sekaligus memastikan proses pengecoran beton berjalan optimal tanpa terganggu lalu lintas kendaraan.

Meski demikian, kendaraan milik pabrik yang berada di kawasan zona 2 proyek diberikan akses terbatas.

Kendaraan dengan ukuran kecil boleh melintas mulai pukul 06.00 hingga 15.00. Di luar jam tersebut, akses jalan akan ditutup sepenuhnya.

Ia menambahkan, aktivitas proyek rigid pavement akan berlangsung setiap hari mulai pukul 15.01 hingga 05.59.

Pengaturan waktu tersebut dilakukan agar proses pekerjaan dapat berjalan maksimal tanpa mengganggu aktivitas industri maupun pengguna jalan pada siang hari.

Sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat, Dishub Kota Probolinggo telah memasang rambu-rambu pengalihan arus sejak Rabu (17/6) lalu. Sedikitnya, terdapat 10 titik rambu yang dipasang di sejumlah persimpangan strategis yang mengarah ke JLS.

Beberapa rambu dipasang antara lain di Simpang Tiga Ketapang, Simpang Empat Laweyan, Simpang Empat Pilang, Simpang Tiga Jalan Raden Wijaya. Lalu Simpang Empat Menara Air, Simpang Tiga Jalan Ir. Sutami, dan Jalan Raya Lumajang.

Menurut Dahroji, seluruh kendaraan dari arah timur maupun barat akan diarahkan menggunakan JLS sebagai jalur alternatif utama selama penutupan jalan.

“Seluruh kendaraan kami arahkan melintasi Jalan Lingkar Selatan. Pengguna jalan juga bisa melalui Jalan Brantas yang tembus ke Jalan Prof. Hamka, kemudian menuju Jalan Ir. Sutami dan selanjutnya dapat berbelok ke arah utara maupun selatan melalui Jalan Raya Lumajang,” terangnya.

Dishub Kota Probolinggo mengimbau masyarakat dan pengemudi kendaraan angkutan barang untuk memperhatikan rambu-rambu yang telah dipasang. Juga wajib menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari pengerjaan proyek yang berlangsung. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#JLS #perbaikan jalan #jlu probolinggo