TEGALSIWALAN, Radar Bromo - Cuaca ekstrem yang sempat melanda Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, membawa bencana. Atap dapur rumah warga Dusun Motok, Desa/Kecamatan Tegalsiwalan, Misdianto, 37, porak poranda tersapu angin kencang Senin (22/6).
Syukur tidak sampai ada korban jiwa dalam insiden ini, Namun pemilik rumah mengalami kerugian materiil. Bencana terjadi ketika wilayah Kecamatan Tegalsiwalan, sedang mendung. Tak lama kemudian, angin berembus. Awalnya, angin datang dengan kecepatan rendah hingga perlahan berubah menjadi angin kencang. Akhirnya, menyapu atap dapur rumah milik Misdianto.
Bangunan dapur semipermanen dengan konstruksi kayu dan bambu, masih tegak berdiri. Namun atap dapur yang menggunakan asbes, rusak disapu angin.
“Angin kencang sesaat terjadi siang hari. Kuatnya angin menyebabkan atap bangunan dapur rusak,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief.
Mendapatkan laporan kejadian itu, petugas BPBD Kabupaten Probolinggo kemudian mendatangi lokasi bencana. Mereka melakukan asesmen dampaknya. Diketahuil, angin kencang bersifat destruktif merusak atap dapur.
Dipastikan tidak ada korban jiwa. Tetapi pemilik rumah mengalami kerugian materi. Oemar mengatakan, dari hasil asesmen yang telah dilakukan, nantinya akan ditindaklanjuti dengan penyaluran logistik kebencanaan.
Ia juga meminta masyarakat tetap harus waspada terhadap potensi bencana. Dalam kondisi pancaroba dari musim hujan menuju musim kemarau, cuaca ekstrem bisa saja terjadi. Dengan adanya kewaspadaan, maka dampak bencana yang ditimbulkan dapat diminimalisasi.
“Tidak ada korban jiwa. Asesmen lanjutan segera kami lakukan,” ujarnya. (ar/rud)
Editor : Fahreza Nuraga