
KANIGARAN, Radar Bromo-Kesunyian dini hari di Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, mendadak pecah. Senin (22/6), dapur rumah warga setempat, Hasan, 60, dilalap api.
Diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji yang digunakan korban memasak kue dagangan.
Kebakaran terjadi ketika Hasan menyiapkan kue untuk dijual, sekitar pukul 01.30.
Ia menggunakan empat kompor gas secara bersamaan untuk proses memasak.
Tanpa diduga, salah satu tabung elpiji bocor. Ketika kompor dinyalakan, api mendadak menyembur tabung gas dan memicu kebakaran di area dapur.
Panik, Hasan segera mencabut regulator tabung gas yang terbakar dan menjauhkan sumber api dari bagian rumah lainnya. Ia juga bergegas keluar rumah dan meminta bantuan warga.
Sejumlah warga berupaya memadamkan api. Namun kobaran api tidak kunjung padam hingga warga menghubungi tim pemadam kebakaran (damkar).
“Kami siram menggunakan air di timba, tetapi apinya tidak padam,” ujar Hasan.
Akibat kejadian ini, Hasan mengatakan, usaha pembuatan kue yang selama ini menjadi mata pencahariannya terpaksa berhenti sementara. Seluruh kompor yang digunakan untuk produksi mengalami rusak.
“Dapur belum bisa digunakan karena semua kompor terbakar. Jadi tidak bisa bekerja dulu,” katanya.
Anggota Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Sulaiman mengatakan, meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran mengakibatkan empat kompor hangus terbakar dan bagian atap dapur jebol.
Sejumlah kue yang telah diproduksi tidak dapat diselamatkan. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. “Penanganan selesai sekitar pukul 02.30,” ujar Sulaiman. (gus/rud)
Editor : Muhammad Fahmi