Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Serangan Tikus-Rob Hantui Petani di Tongas-Probolinggo, Hasil Panen Merosot

Inneke Agustin • Senin, 22 Juni 2026 | 09:15 WIB
Ilustrasi Gemini AI
Ilustrasi Gemini AI

TONGAS, Radar Bromo- Sejumlah petani di Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, tengah gundah. Mereka harus menghadapi berbagai ancaman yang berpotensi menurunkan hasil produksi pertanian.

Selain serangan hama tikus yang telah berlangsung sejak tiga bulan terakhir, sebagian lahan pertanian di wilayah pesisir juga terancam banjir rob. Air laut rawan meluap ke area persawahan.

Kepala Desa Tongas Wetan Kasan Nurhadi mengatakan, serangan hama tikus dalam beberapa bulan terakhir telah menimbulkan kerugian cukup besar bagi petani. Tikus menyerang berbagai jenis tanaman. Terutama padi dan jagung, sehingga hasil panen menurun signifikan.

“Serangan tikus sudah terjadi sekitar tiga bulan terakhir. Dampaknya hasil panen petani berkurang hingga sekitar 50 persen dari biasanya,” ujarnya.

Gerombolan tikus merusak tanaman dengan memakan batang padi maupun jagung hingga hanya menyisakan bagian bonggolnya. Berbagai upaya pengendalian telah dilakukan petani, namun hasilnya belum mampu menekan populasi hama secara maksimal.

“Kami sudah mencoba berbagai cara untuk mengendalikan tikus, tetapi belum berhasil. Tanaman padi juga mendapat serangan hama wereng,” kata Kasan.

Tidak hanya menghadapi serangan organisme pengganggu tanaman, petani di wilayah pesisir Desa Tongas Wetan juga harus waspada terhadap ancaman rob yang belakangan kerap terjadi. Air laut dilaporkan mulai merembes dan masuk ke sejumlah lahan pertanian, sehingga berpotensi merusak tanaman.

Kepala Dusun Jalid, Desa Tongas Wetan, Khoirul Husen menjelaskan, masuknya air laut ke lahan pertanian dipicu tingginya gelombang yang melebihi tanggul penahan. Selain itu, terdapat beberapa titik celah pada tanggul yang menjadi jalur masuk air ke area persawahan.

“Gelombang laut saat ini lebih tinggi dari tanggul. Selain meluap, air juga masuk melalui beberapa celah tanggul dan menggenangi lahan pertanian warga,” jelasnya.

Adanya serangan hama ini sempat menjadi perhatian kepolisian. Kapolsek Tongas Iptu Kumoro Seto mengatakan, monitoring dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Terkait permasalahan hama tikus yang dikeluhkan petani, pihaknya berencana berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo. Agar penanganan dapat dilakukan secara lebih optimal dan terintegrasi. “Karena penyediaan sarana, prasarana, maupun program penanganannya berada di sana,” ujarnya. (gus/rud)

 

Editor : Fahreza Nuraga
#tongas wetan #petani #Tongas #ancaman #probolinggo