Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Delapan Siswa Sekolah Rakyat Terintegerasi 07 Kota Probolinggo Tak Betah dan Keluar, Ini Sorotan Dewan

Arif Mashudi • Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11 WIB

 

Sejumlah anggota DPRD dan Kadinsos saat meninjau sekolah rakyat 07 Kota Probolinggo.
Sejumlah anggota DPRD dan Kadinsos saat meninjau sekolah rakyat 07 Kota Probolinggo.

 

MAYANGAN, Radar Bromo-Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan DPRD Kota Probolinggo ke Sekolah Rakyat (SR) terintegerasi 07 Kota Probolinggo menemukan fakta mengejutkan.

Ternyata didapati bahwa sejumlah siswa SRT 07 Kota Probolinggo yang ternyata telah berhenti sekolah.

Ini jadi perhatian serius Komisi III dan mendesak pemerintah daerah untuk memastikan siswa tersebut tetap melanjutkan sekolah alias tidak berhenti.

Karena dikhawatirkan, siswa yang berhenti dari SRT 07 malah menjadi masalah baru ke depannya.

Ketua Komisi III Muchlas Kurniawan mengatakan, pogram strategis nasional (PSN) SRT harusnya benar-benar mengatasi masalah pendidikan bagi warga kurang mampu.

Dalam perjalanannya, dari 100 siswa SRT 07, ternyata ada sejumlah siswa yang tidak betah dan berhenti.

Baca Juga: 30 Siswa Sekolah Rakyat Kota Probolinggo Dititipkan di Pasuruan, Tahun Ini Hanya Terima Tingkat SMA

Sehingga pihaknya meminta pada pemerintah daerah memastikan siswa eks SRT 07 tersebut tetap sekolah di tempat lain.

”Saya sudah minta pada kepala sekolah rakyat dan kepala dinsos untuk memastikan siswa yang berhenti dari sekolah rakyat untuk tetap bisa sekolah. Jangan sampai berhenti dari SR, malah jadi anak putus sekolah,” katanya.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, dari 8 siswa SRT 07 Kota Probolinggo yang keluar, 2 anak merupakan siswa SMP dan 6 anak adalah siswa SMA. Kini masih proses untuk seleksi calon siswa penggantinya.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kota Probolinggo, Siti Romlah dikonfirmasi membenarkan adanya siswa SRT 07 Kota Probolinggo yang mengundurkan diri.

Namun, pihaknya sudah memastikan siswa tersebut sudah melanjutkan sekolah lain.

”Ada yang sudah pindah ke pondok pesantren. Ada juga yang pindah ke sekolah. Yang pasti mereka tidak berhenti dan putus sekolah,” katanya. (mas/fun)

Editor : Muhammad Fahmi
#keluar #mengundurkan diri #Sekolah Rakyat #Kota Probolinggo