Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kuda Wisata Bromo Tabrak Mobil Tamu Hotel, Begini Kondisinya

Inneke Agustin • Senin, 15 Juni 2026 | 08:51 WIB
TANPA REM: Seekor kuda wisata Bromo menabrak satu unit mobil di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Sabtu (13/6). (CCTV WARGA DESA NGADISARI FOR JAWA POS RADAR BROMO)
TANPA REM: Seekor kuda wisata Bromo menabrak satu unit mobil di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Sabtu (13/6). (CCTV WARGA DESA NGADISARI FOR JAWA POS RADAR BROMO)

SUKAPURA, Radar Bromo- Kecelakaan tak biasa terjadi di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Sabtu (13/6) siang, seekor kuda wisata Bromo menabrak satu unit mobil yang terpakir di jalan.

Syukur, jokinya, Tomo, 24, warga Desa Ngadirejo, selamat. Namun, ia mengalami luka di bagian kepala.

Kasi Pemerintahan Desa Ngadisari Budi Setyo Waluyo mengatakan, kecelakaan terjadi di ruas jalan yang memiliki kontur menurun dan menikung. Kondisi jalan yang licin setelah diguyur hujan, diduga turut menjadi faktor penyebab kecelakaan.

Di lokasi tersebut, kata Budi, seharusnya kuda tidak dinaiki. Melainkan dituntun oleh pemilik atau joki demi keselamatan.

“Di titik itu memang seharusnya kuda dituntun, karena jalannya menurun dan berbelok. Kuda kan tidak ada sistem pengeremannya. Namun, karena terburu-buru hendak menjemput tamu, kuda tetap dinaiki, sehingga terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Saat melintas di lokasi kejadian, kuda yang ditunggangi Tomo diduga kehilangan kendali hingga menabrak Toyota Innova. Mobil itu terparkir di depan salah satu hotel di Desa Ngadisari.

Budi mengatakan, mobil itu milik tamu hotel yang sebelumnya telah diminta diparkir di dalam area hotel. Namun, hingga sekitar 30 menit kendaraan masih berada di bahu jalan.

“Kurang lebih sudah sekitar 30 menit parkir di lokasi tersebut,” katanya.

Akibat benturan itu, bagian depan dan sisi kiri mobil rusak. Sementara, Tomo terjatuh dari kudanya dan mengalami luka di bagian kepala.

“Korban sempat dibawa ke Puskesmas Sukapura, untuk mendapatkan penanganan medis,” katanya.

Kepala Desa Ngadisari Sunaryono mengatakan, peristiwa ini telah diselesaikan secara kekeluargaan antara pemilik kuda dan pihak pemilik kendaraan. Pemerintah desa turut memfasilitasi proses mediasi agar kedua belah pihak dapat mencapai kesepakatan.

“Kami memfasilitasi pemilik kuda untuk bertanggung jawab kepada pihak travel atau pemilik kendaraan secara kekeluargaan,” ujarnya.

Sunaryono mengungkapkan, bahwa kejadian kuda wisata menabrak kendaraan bukan kali pertama di kawasan ini. Insiden serupa telah tiga kali terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

“Sekitar lima tahun lalu pernah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Kejadian serupa juga terjadi sekitar tiga minggu lalu,” ungkapnya.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah desa berencana melakukan berbagai upaya antisipasi. Baik melalui perbaikan aspek keselamatan di lapangan maupun pendekatan sosial dan budaya kepada masyarakat.

“Ke depan tentu akan kami evaluasi dan antisipasi agar tidak terulang. Selain upaya fisik dan nonfisik, kami juga akan melakukan upacara adat sesuai kearifan lokal masyarakat Tengger. Kami ingin mencari penyebabnya dan memohon keselamatan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ujarnya. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#ngadisari #kecelakaan #kuda #probolinggo