MAYANGAN, Radar Bromo- Sudah setengah tahun Alun-Alun Kota Probolinggo difungsikan pascarevitalisasi. Trotoar di sekeliling alun-alun yang mulai kotor, menjadi perhatian Pemkot Probolinggo.
Rabu (10/6), Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama seluruh jajaran perangkat daerah dan warga bergotong royong mengepelnya. Menyikat lantai dan membersihkan sudut-sudut area publik yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Aminuddin mengatakan, kerja bakti, gotong royong bersih-bersih kawasan alun-alun merupakan bagian dari Program Bersolek yang bertujuan mempercantik wajah kota. Kerja bakti ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan fasilitas publik.
“Kebersihan kota tidak cukup hanya dilakukan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat. Kegiatan kerja bakti dan gotong royong bersih-bersih ini, kami ingin memberikan contoh nyata bahwa fasilitas umum adalah milik bersama yang harus dijaga dan dirawat,” katanya.
Ia mengharapkan alun-alun yang sudah direvitalisasi tahun kemarin dan dinikmati oleh masyarakat sejak awal 2026, harus dijaga bersama. Kebersihannya harus dijaga dengan membuang sampah pada tempatnya. Fasilitas dijaga bukan dirusak atau dicuri.
“Saya berharap tidak hanya bersih hari ini, tetapi juga tercipta kesadaran agar tidak kembali kotor di kemudian hari,” ujarnya. (mas/rud)
Editor : Fahreza Nuraga