Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemerintah Desa Bucor Wetan, Kecamatan Pakuniran Dongkrak Perekonomian melalui Pembangunan Infrastruktur

Didik Purwanto • Selasa, 9 Juni 2026 | 07:20 WIB
NYAMAN: Dua pelajar SD melintas di jalan rabat beton di Dusun Karanganyar RT 11/RW 4. (DIDIK PURWANTO/JAWA POS RADAR BROMO)
NYAMAN: Dua pelajar SD melintas di jalan rabat beton di Dusun Karanganyar RT 11/RW 4. (DIDIK PURWANTO/JAWA POS RADAR BROMO)

MESKI dihadapkan pada penurunan anggaran yang cukup drastis, Pemerintah Desa Bucor Wetan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, tetap berupaya menjaga laju pembangunan. Sejumlah proyek infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat berhasil direalisasikan. Tujuannya, mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan transportasi warga.

Salah satu pembangunan yang menjadi prioritas adalah rabat beton jalan di Dusun Karanganyar RT 11/RW 4. Panjangnya 125 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 20 sentimeter. Kini, jalan sudah lebih baik dan lebih aman dilintasi.

Pemerintah desa juga melakukan pengaspalan jalan sepanjang 135 meter dengan lebar 3 meter di Dusun Karanganyar. Perbaikan infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di desa.

Kepala Desa Bucor Wetan Akhmad Zaini mengatakan, pembangunan ini bentuk komitmen pemerintah desa dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meski kemampuan anggaran menurun. “Dana desa yang sebelumnya sekitar Rp 940 juta, pada 2026 turun menjadi sekitar Rp 320 juta. Kondisi ini tentu berpengaruh terhadap ruang gerak pembangunan desa,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya bersyukur masyarakat dapat memahami situasi tersebut. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak membuat pemerintah desa berhenti bekerja memenuhi kebutuhan warga.

“Kami berharap ke depan ada peningkatan Dana Desa maupun bantuan keuangan agar pembangunan tidak terhambat. Walaupun anggaran turun, kami tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat Bucor Wetan,” ujarnya. (dik/rud/*)

 

TUMBUH KEMBANG: Ketua PKK Desa Bucor Wetan Isnawati memantau langsung kegiatan Posyandu di Balai Desa Bucor Wetan. (DIDIK PURWANTO/JAWA POS RADAR BROMO)
TUMBUH KEMBANG: Ketua PKK Desa Bucor Wetan Isnawati memantau langsung kegiatan Posyandu di Balai Desa Bucor Wetan. (DIDIK PURWANTO/JAWA POS RADAR BROMO)

Konsisten Jalankan Program Sosial

SELAIN melanjutkan pembangunan infrastruktur, Pemerintah Desa Bucor tetap menjalankan berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Salah satunya program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Tahun ini ada dua rumah warga yang akan dibangun. Melalui program ini, pemerintah desa berniat membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan sehat.

Pemerintah Desa Bucor Wetan juga tetap menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Tahun ini ada lima keluarga penerima manfaat yang masuk kategori kemiskinan ekstrem.

Di bidang kesehatan, perhatian pemerintah desa tetap tinggi. Melalui program Posyandu, berbagai layanan kesehatan dasar terus diberikan kepada masyarakat. Mulai dari balita, ibu hamil, hingga warga lanjut usia (lansia).

Kepala Desa Bucor Wetan Akhmad Zaini mengatakan, seluruh program tersebut tetap dijalankan meski anggaran dana desa tahun ini menurun signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Menurutnya, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat. Untuk mendukung kegiatan tersebut, pemerintah desa mengalokasikan anggaran sekitar Rp 141 juta untuk operasional dan layanan Posyandu.

Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi 60 warga lansia, 285 balita, serta ibu hamil yang rutin mendapatkan pemantauan kesehatan dan pelayanan gizi.

“Meski Dana Desa berkurang, kami tetap berupaya agar program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat bisa berjalan maksimal. Kami berharap ke depan ada peningkatan Dana Desa maupun bantuan keuangan lainnya agar pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” harap Zaini. (dik/rud/*)

BERI KETERANGAN: Kepala Desa Bucor Wetan Akhmad Zaini (berdiri) bersama tim monev dari Kecamatan Pakuniran.
BERI KETERANGAN: Kepala Desa Bucor Wetan Akhmad Zaini (berdiri) bersama tim monev dari Kecamatan Pakuniran.

RENCANA PEMBANGUNAN TAHUN 2026

·      Rabat beton jalan sepanjang 125 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 20 sentimeter di Dusun Karanganyar RT 11/RW 4

·      Mengaspal jalan sepanjang 135 meter kali 3 meter di Dusun Karanganyar

·      Membangun 2 unit RTLH

·      Menyerahkan BLT kepada 5 KPM

 

Editor : Fahreza Nuraga
#Aktivitas #Pakuniran #transportasi #pendidikan #ekonomi