Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pembangunan Infrastruktur Tetap Prioritas Desa Bucor Kulon, Kecamatan Pakuniran

Didik Purwanto • Selasa, 9 Juni 2026 | 07:15 WIB

KROSCEK DATA: Kepala Desa Bucor Kulon H. Abd Sukur (lima dari kiri) mendampingi Tim Monev Kecamatan Pakuniran. (DIDIK PURWANTO/JAWA POS RADAR BROMO)

KROSCEK DATA: Kepala Desa Bucor Kulon H. Abd Sukur (lima dari kiri) mendampingi Tim Monev Kecamatan Pakuniran. (DIDIK PURWANTO/JAWA POS RADAR BROMO)

PEMERINTAH Desa Bucor Kulon, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, terus memantapkan pembangunan infrastruktur desa. Sejumlah proyek fisik dikerjakan untuk meningkatkan aksesibilitas, kenyamanan, serta keamanan lingkungan masyarakat.

Pemasangan paving di halaman gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Dusun Krajan RT 09/RW 02 menjadi salah satu program Pemerintah Desa Bucor Kulon. Anggaran proyek sepanjang 32,5 meter dengan lebar 7 meter itu dialokasikan dari Dana Desa 2026.

Pemerintah desa juga membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Pasar RT 18/RW 04. Panjangnya 106 meter dengan tinggi bervariasi antara 0,7 hingga 0,9 meter.

“Pembangunan TPT dilakukan untuk mengantisipasi longsor dan kerusakan badan jalan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Apalagi bersebelahan dengan permukiman dan area pemakaman,” ujar Kepala Desa Bucor Kulon H. Abd Sukur.

Pembangunan TPT juga akan dilakukan di Dusun Krajan RT 09/RW 02. Proyek ini akan dilakukan pada pencairan dana desa tahap kedua.

Penyelesaian pembangunannya menjadi bagian dari upaya pemerintah desa memperkuat infrastruktur penunjang lingkungan, agar lebih aman dan tahan terhadap dampak cuaca.

H. Abd Sukur mengatakan, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas karena berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Jalan yang baik akan memperlancar akses warga, sementara pembangunan TPT menjadi langkah preventif untuk menjaga keamanan lingkungan dari ancaman kerusakan tanah maupun jalan.

“Pembangunan yang kami lakukan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Infrastruktur yang baik akan menunjang aktivitas warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya. (dik/rud/*)

 

 

TURUN LANGSUNG: Kepala Desa Bucor Kulon H. Abd Sukur bersama tim monev Kecamatan Pakuniran melihat hasil pembangunan paving di area KDMP di Dusun Krajan RT 9/RW 2.
TURUN LANGSUNG: Kepala Desa Bucor Kulon H. Abd Sukur bersama tim monev Kecamatan Pakuniran melihat hasil pembangunan paving di area KDMP di Dusun Krajan RT 9/RW 2.

Perkuat Ketahanan Pangan dan Layanan Sosial

DI tengah fokus pembangunan infrastruktur, Pemerintah Desa Bucor Kulon tetap memberi perhatian terhadap program sosial, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satunya menyediakan rumah layak huni.

Melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pemerintah desa membangun satu unit rumah warga Dusun Taman RT 13/RW 03. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu agar dapat hidup lebih layak dan nyaman.

Di sektor perlindungan sosial, pemerintah desa juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Tahun ini ada tiga keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan diberikan dengan harapan dapat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Sementara itu, pelayanan kesehatan masyarakat terus diperkuat melalui kegiatan Posyandu. Tahun ini pemerintah desa mengalokasikan anggaran Rp 111 juta. Program ini menjangkau sekitar 300 balita, 70 warga lanjut usia (lansia), dan 25 ibu hamil.

Sebagai bentuk perhatian terhadap pencegahan stunting, pemerintah desa juga memberikan bantuan susu kepada 10 balita yang butuh tambahan asupan gizi.

Kepala Desa Bucor Kulon H. Abd Sukur mengatakan, upaya pemberdayaan masyarakat turut diwujudkan melalui program ketahanan pangan. Pemerintah desa menyalurkan bantuan bibit lele dan satu unit mesin pompa air dengan anggaran Rp 6,5 juta. Bantuan diberikan kepada kelompok masyarakat Dusun Taman RT 15/RW 03.

“Program tersebut telah berjalan dan mulai memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Hasil budi daya yang dikelola kelompok masyarakat kini turut mendukung pasokan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan permintaan mencapai satu kuintal,” jelasnya.

Ia menegaskan, bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada infrastruktur. Tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami harus mengimbangi pembangunan fisik dengan program kesehatan, bantuan sosial, dan pemberdayaan ekonomi agar masyarakat semakin mandiri,” ujarnya. (dik/rud/*)

BERI YANG TERBAIK: Kepala Desa Bucor Kulon H. Abd Sukur. (DIDIK PURWANTO/JAWA POS RADAR BROMO)
BERI YANG TERBAIK: Kepala Desa Bucor Kulon H. Abd Sukur. (DIDIK PURWANTO/JAWA POS RADAR BROMO)

RENCANA PEMBANGUNAN TAHUN 2026

·      Mempaving jalan sepanjang 32,5 meter kali 7 meter di Dusun Krajan RT 9/RW 2

·      Membangun TPT sepanjang 106 meter dengan tinggi 0,7-0,9 meter di Dusun Pasar RT 18/RW 4

·      Membangun TPT di Dusun Krajan RT 9/RW 2

·      Membangun 1 unit RTLH di Dusun Taman RT 13/RW 3

·      Menyerakan BLT DD kepada 3 KPM

·      Merealisasikan Program Ketahanan Pangan berupa bantuan bibit lele dan 1 unit mesin pompa air di Dusun Taman RT 15/RW 03

 

Editor : Fahreza Nuraga
#Koperasi Merah Putih #Pakuniran #Dusun Krajan #paving #KDMP