Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kota Probolinggo Jadi Pengendali Inflasi Terbaik Ketiga Nasional, Dikucuri Insentif Rp 1 M dari Pusat

Arif Mashudi • Jumat, 5 Juni 2026 | 18:42 WIB

 

Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin (kanan) saat meraih trofi yang diserahkan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.
Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin (kanan) saat meraih trofi yang diserahkan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.

 

KANIGARAN, Radar Bromo–Kota Probolinggo meraih penghargaan sebagai daerah dengan kinerja pengendalian inflasi terbaik ketiga tingkat nasional.

Atas capaian tersebut, Pemkot Probolinggo menerima insentif sebesar Rp 1 miliar dari pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan itu diberikan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Wilayah Jawa-Bali di Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6) malam.

Bonus Rp 1 miliar diserahkan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto kepada Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin.

Wali Kota Aminuddin mengatakan, penghargaan itu dilakukan berdasarkan penilaian atas upaya daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

Prestasi itu sekaligus menjadi indikator bahwa langkah pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah daerah bersama berbagai pihak berjalan efektif.

Baca Juga: Ramadan-Idul Fitri Picu Inflasi di Kota Probolinggo, Dipengaruhi Kelompok Makanan-Tembakau

"Prestasi ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi juga hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat yang turut menjaga stabilitas ekonomi daerah," katanya.

Menurutnya, pengendalian inflasi menjadi salah satu fokus pemerintah daerah.

Sebab, berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat dan kondisi kesejahteraan warga.

“Dengan capaian peringkat ke-3 nasional ini, Kota Probolinggo semakin menegaskan komitmennya sebagai daerah yang mampu menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, serta menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Meski mendapat bonus Rp 1 miliar, menurutnya dana tersebut tidak dapat digunakan untuk sembarang program. “Penggunaannya nanti harus terkait program pengendalian inflasi,” tegasnya. (mas/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#pengendali inflasi #titiek soeharto #insentif #Kota Probolinggo