DRINGU, Radar Bromo- Warung milik Husfatun, 39, di Jalan Raya Dringu, Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, nyaris terbakar.
Senin (1/6) pagi, kobaran api muncul dari tabung gas elpiji 3 kilogram atau gas melon di bagian dapur.
Beruntung api cepat berhasil dipadamkan, sehingga tidak sempat menjalar dan menimbulkan kerugian yang lebih besar. Insiden ini terjadi sekitar pukul 08.00.
“Laporan kami terima dari salah satu karyawan warung yang menyampaikan bahwa terjadi kebocoran gas dan tabung dalam kondisi terbakar,” ujar Inspektur Inspeksi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo Danang Purwanto.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu kebocoran bagian sil atau pelindung katup tabung gas.
Peristiwa itu terjadi saat seorang karyawan hendak memasak di dapur.
Saat itulah tabung elpiji yang diduga mengalami kebocoran tiba-tiba mengeluarkan api. “Ketika akan digunakan untuk memasak, api langsung muncul dari tabung,” katanya.
Damkar berusaha memadamkannya menggunakan metode sederhana.
Tabung ditutup menggunakan handuk basah guna mengurangi suplai oksigen, sembari terus disiram air sampai api berhasil dipadamkan.
Setelah api padam dan kondisi dinyatakan aman, petugas melepaskan regulator yang masih terpasang pada tabung gas.
Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Juga tidak menimbulkan kerugian material berarti.
“Api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke area lain,” ujar Danang. (gus/rud)
Editor : Muhammad Fahmi