Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Cegah Molor, Desak Proyek Revitalisasi Jalan Cokro Kota Probolinggo Segera Ditender, Begini Alasan Pemkot

Arif Mashudi • Jumat, 29 Mei 2026 | 07:30 WIB
TUNGGU DED: Sejumlah pengendara melintas di Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Probolinggo, yang akan direvitalisasi dengan anggaran miliaran rupiah. (ARIF MASHUDI/JAWA POS RADAR BROMO)
TUNGGU DED: Sejumlah pengendara melintas di Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Probolinggo, yang akan direvitalisasi dengan anggaran miliaran rupiah. (ARIF MASHUDI/RADAR BROMO)

KANIGARAN, Radar Bromo - Memasuki pertengahan tahun anggaran 2026, proyek rencana revitalisasi Jalan HOS Cokroaminoto Kota Probolinggo, belum juga ditender. Alasannya, sejauh ini baru proses finishing Detail Engineering Design (DED).

Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo juga masih menyiapkan sosialisasi kepada warga terdampak.

Sebab, ada sejumlah bangunan milik warga yang dibangun di atas drainase dan harus dibongkar.

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Muchlas Kurniawan meminta Dinas PUPR harus segera menyelesaikan DED dan dilimpahkan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa untuk ditender.

Agar proyek miliaran rupiah ini bisa segera ditender, sehingga waktu pengerjaannya tidak mepet dengan akhir tahun.

“Sejak awal, kami sudah wanti-wanti pada Dinas PUPR, untuk segera menuntaskan DED dan segera diproses tender. Seharusnya bulan Mei ini sudah dilimpahkan ke Barjas (Bagian Pengadaan Barang dan Jasa) untuk proses tender,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo Setiorini Sayekti mengatakan, rencana revitalisasi Jalan HOS Cokroaminoto terus dimatangkan. Penyusunan DED dan FS (Feasibility Study) proyek senilai Rp 5,5 miliar itu sudah finalisasi atau finishing.

“(Proyek) revitalisasi Jalan Cokro belum dilimpahkan untuk ditender. Sekarang masih finalisasi DED-nya,” ujarnya, Kamis (28/5).

Jalan Cokroaminoto panjangnya mencapai sekitar 1,1 kilometer. Dengan anggaran revitalisasi berkisar Rp 4,5 miliar, Rini mengatakan, dapat merevitalisasi sejauh mana bisa diketahui ketika DED-nya tuntas.

Pihaknya berencana merevitalisasi Jalan Cokroaminoto, ruas sisi barat jalan. Dimulai dari selatan atau Bundaran Gladak Serang.

Selain itu, kata Rini, ada sejumlah bangunan yang harus dibongkar oleh warga atau pemiliknya. Karena, berada di atas saluran air atau aset Pemkot.

Proses pembongkaran menjadi tanggung jawab warga dan tidak akan mendapatkan ganti untung. Alasannya, revitalisasi akan dilakukan di atas lahan aset Pemkot.

“Nanti kami akan mengadakan pertemuan untuk sosialisasi kepada warga terkait revitalisasi Jalan Cokro. Terutama kepada warga pemilik bangunan di atas saluran tepi jalan,” ujarnya. (mas/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#pertengahan tahun #cokro #revitalisasi #anggaran #probolinggo