WONOMERTO, Radar Bromo-Suasana ruang IGD RSUD Ar Rozy Kota Probolinggo mendadak dipenuhi sejumlah anggota DPRD Kota dan Kabupaten Probolinggo.
Mereka menjenguk salah satu anggota Komisi X DPR RI dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Hilman Mufidi alias Gus Hilman, 25.
Ini setelah Gus Hilman mengalami kecelakaan bersama seorang sopir dan dua stafnya di Tol Paspro Barat 834, Desa Pohsangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (23/5) sore.
Tenaga Ahli Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Hilman Mufidi, Hasanuddin, warga Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo menyampaikan bahwa kedatangan Gus Hilman ke Probolinggo untuk mengisi seminal nasional tentang pendidikan di salah satu Universitas di Kabupaten Probolinggo.
“Beliau sebagai keynotenya,” katanya.
Baca Juga: Mobil Rombongan Anggota DPR RI Tabrak Truk di Tol Pasuruan-Probolinggo, Dua Meninggal Dunia
Gus Hilman baru sampai di Kabupaten Probolinggo sekitar pukul 08.00 dan langsung mengisi seminar tersebut.
Sekitar pukul 12.00 rombongan Gus Hilman sempat beristirahat di rumah Hasanuddin di Paiton.
“Baru sekitar pukul 13.00, mereka berangkat menuju Kejayan, Kabupaten Pasuruan,” ungkapnya.
Baca Juga: Resmi Diberhentikan PKB, Irsyad Yusuf Di-PAW dari Kursi Senayan, Ini Sosok Penggantinya
Rencananya Gus Hilman juga akan mengisi materi di sana. “Kalau dilihat dari jadwalnya, acara di Pasuruan mulai pukul 14.00. Setelah itu, mereka akan kembali lagi ke Jakarta,” kata Hasanuddin.
Namun, rombongan dalam mobil Innova bernopol N 1297 NB tersebut mengalami kecelakaan maut di Tol Paspro Barat km 834, Desa Pohsangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.
Mobil tersebut menghantam sebuah dump truck bernopol W 8439 UK yang dikemudikan Imam Subekti, 49, warga Jombang.
Kecelakaan ini bahkan sampai menewaskan dua staf Gus Hilman yang juga berada dalam satu mobil tersebut.
Yaitu Alex Anwaruh, 25, warga Kabupaten Gresik dan Adinda Najwa, 26, warga Kota Tangerang Selatan. Sementara sopirnya, Mahrus Ali, 36, warga Kecamatan Paiton dirujuk ke Kabupaten Lumajang. (gus/fun)
Editor : Fandi Armanto