SUMBERASIH, Radar Bromo-Diduga gara-gara lupa matikan tungku kompor, dapur rumah warga Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo terbakar.
Insiden itu terjadi Jumat (22/5) petang. Si jago merah menghanguskan rumah milik Mariana, 55, warga setempat.
Inspektur Inspeksi Damkar Kabupaten Probolinggo, Danang Purwanto menjelaskan, korban memang memasak memakai tungku sebelum kebakaran terjadi.
Selesai memasak, Mariana makan bersama keluarganya dan mengira api di tungku sudah mati.
“Tungku dikira sudah mati, padahal bara apinya masih menyala,” ujar Danang.
Bara api kemudian menyambar tumpukan batang dan daun jagung kering yang di dekat tungku. Material mudah terbakar itu membuat api cepat membesar dan merembet ke lemari kayu penyimpanan alat dapur.
“Api menjalar ke lemari kayu dan membesar sampai ke atap bangunan,” katanya.
Dalam waktu singkat, kobaran api membakar usuk dan reng dapur yang terbuat dari bambu. Sejumlah genting juga berjatuhan akibat panas api. Dinding dapur berbahan anyaman bambu ikut terbakar hingga berlubang.
Mariana baru mengetahui kebakaran setelah mencium bau hangus dari dapur. Ia langsung panik dan meminta bantuan warga sekitar.
Warga kemudian memadamkan aliran listrik sebelum memadamkan api dengan alat seadanya.
“Warga langsung membantu. Aliran listrik dipadamkan terlebih dahulu, kemudian api didapamkan secara manual menggunakan alat seadanya,” ungkap Danang.
Beruntung saat kejadian turun gerimis, sehingga membantu proses pemadaman. Api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain.
Laporan kebakaran diterima Damkar Satpol PP Kabupaten Probolinggo pukul 16.04.
Namun saat petugas tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan warga.
Petugas selanjutnya mengecek dan memastikan tidak ada bara api tersisa agar kebakaran tidak kembali terjadi. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi