KANIGARAN, Radar Bromo - Peran pelatih dalam mendulang prestasi pada ajang Porprov Jawa Timur 2025, tak bisa dipandang sebelah mata. Karena itu, Pemkot Probolinggo juga memberikan reward kepada mereka.
Total ada 16 pelatih dengan bonus mencapai Rp 105 juta. Bonus ini diserahkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo.
Nilai bonus yang diberikan kepada masing-masing pelatih, bervariasi. Tergantung medali atau prestasi yang diraihnya dalam Porprov Jatim 2025.
Dalam ajang tersebut, Kota Probolinggo berhasil 39 medali. Terdiri dari 5 medali emas, 12 medali perak, dan 22 medali perunggu.
Pelatih cabang olahraga (cabor) yang menerima bonus tertinggi adalah Pelatih Cabor Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Probolinggo, Iwan Rosyidi.
Total reward yang ia dapat mencapai Rp 21 juta. Maklum, cabor ini cukup banyak mendapatkan medali.
Ketua Umum KONI Kota Probolinggo Zulfikar Imawan mengatakan, tidak hanya atlet prestasi yang mendapatkan apresiasi atau reward.
Pihaknya juga mengapresiasi perjuangan dan semangat pelatih cabor yang mengantarkan atlet-atletnya berprestasi.
“Bonus diberikan berdasarkan kontribusi pelatih terhadap perolehan medali emas, perak, dan perunggu atlet binaannya,” katanya.
Menurutnya, bonus yang diberikan tergantung medali yang diraih cabor. Medali emas diberi bonus Rp 5 juta, perak Rp 3 juta, dan perunggu Rp 2 juta.
Dari 16 pelatih cabor itu, nilai bonus terbesar diraih oleh pelatih cabor FPTI.
Baca Juga: 39 Atlet Porprov Jatim asal Kota Probolinggo Terima Bonus Rp 500 Juta
“Pelatih adalah ujung tombak pembinaan. Tanpa kerja keras dan dedikasi mereka, prestasi atlet tidak akan terwujud. Bonus ini bukan hanya penghargaan materi, tapi pengakuan atas pengorbanan waktu dan tenaga,” terangnya.
Iwan Rosyidi mengaku bangga dan termotivasi dengan apresiasi yang ditunjukkan KONI.
Pihaknya akan lebih berkomitmen dan semangat untuk melatih dan mencetak atlet-atlet berprestasi.
“Kami melatih bukan untuk bonus, tapi ini jadi penyemangat. Target kami Porprov X harus lebih baik lagi,” ujar peraih penerima bonus Rp 21 juta ini. (mas/rud)
Editor : Fahreza Nuraga