Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pedagang Tepis Isu Backing untuk Jualan di Sekitar Alun-alun Probolinggo, Hanya Iuran untuk Listrik

Inneke Agustin • Kamis, 21 Mei 2026 | 19:51 WIB
PENERTIBAN: Sejumlah Anggota Satpol PP Kota Probolinggo menertibkan sejumlah PKL di sisi selatan Lapas Kelas IIB Probolinggo, Jalan Ahmad Yani Kota Probolinggo, Rabu (20/5) sore.
PENERTIBAN: Sejumlah Anggota Satpol PP Kota Probolinggo menertibkan sejumlah PKL di sisi selatan Lapas Kelas IIB Probolinggo, Jalan Ahmad Yani Kota Probolinggo, Rabu (20/5) sore.

 

MAYANGAN, Radar Bromo-Adanya isu backing-an PKL di Jalan Ahmad Yani sekitar Alun-alun Kota Probolinggo, juga dibantah oleh sejumlah PKL. Terutama yang menyangkut oknum Satpol PP. 

Salah seorang pedagang berinisial H, 35, menegaskan, selama ini tidak ada pungutan dari pihak tertentu.

Baik dari oknum Satpol PP maupun pihak lainnya. Menurutnya, para pedagang hanya memiliki iuran bersama untuk kebutuhan listrik yang digunakan masing-masing pedagang saat berjualan malam hari.

“Tidak ada. Di sini hanya ada iuran tiap PKL untuk beli token listrik. Itu pun untuk keperluan masing-masing pedagang yang memasang lampu,” terangnya.

Ia menduga isu terkait adanya backing bermula dari salah satu pedagang yang tidak mendapatkan tempat berjualan di kawasan Jalan Ahmad Yani.

Persoalan ini kemudian memicu munculnya isu yang akhirnya berdampak pada para PKL lainnya. “Padahal tidak benar. Akhirnya kami yang terimbas diobrak Satpol PP lagi,” katanya.

Terpisah, Kabid Perdagangan DKUP Kota Probolinggo Ferdhiansyah Donny Anggara mengatakan, pemerintah sebenarnya telah menyiapkan lokasi relokasi bagi para PKL.

Baca Juga: Bantah Ada Backing, Satpol PP Kembali Lakukan Penertiban PKL di Kawasan Alun-alun Probolinggo

Salah satu lokasi yang disediakan di kawasan GOR Ahmad Yani. Kapasitas lokasi tersebut masih mencukupi untuk menampung sekitar 10 pedagang yang sebelumnya berjualan di Jalan Ahmad Yani.

“Kalau untuk 10 pedagang saja, kami rasa cukup. Cuma memang para pedagang ini ketika sudah masuk, kadang keluar lagi,” ujarnya.

“Ya nanti kami koordinasikan lebih lanjut dengan Satpol PP Kota Probolinggo lagi. Tapi yang pasti, sementara ini, lokasi yang memungkinkan dapat ditempati ya di GOR Ahmad Yani,” ujarnya. (gus/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
#backing #pkl #satpol pp #Kota Probolinggo #alun-alun probolinggo