PEMERINTAH Desa Sumbersuko, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sejumlah program pembangunan infrastruktur dan pelayanan sosial terus digalakkan.
Salah satu program prioritas Pemerintah Desa Sumbersoko yang akan dilaksanakan adalah pembangunan drainase di Dusun Kalianyar dan Dusun Krajan. Masing-masing drainase akan dibangun sepanjang 10 meter di Dusun Kalianyar dan 12 meter di Dusun Krajan.
Drainase ini dibangun karena di dua lokasi ini belum dilengkapi saluran pembuangan air yang memadai. Akibatnya, air limbah rumah tangga sering mengalir ke jalan dan menyebabkan genangan saat hujan. “Harapan kami, dengan adanya drainase, tidak ada lagi genangan air, sehingga lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Bendahara Desa Sumbersuko Muhammad Solihin.
Pemerintah Desa Sumbersuko juga berencana merabat beton jalan sepanjang 10 meter dengan lebar sekitar 3 meter di Dusun Kalianyar. Sejauh ini, jalan usaha tani ini masih berupa tanah. Ketika musim hujan sering menyulitkan aktivitas masyarakat. Terutama para petani yang menjadi mayoritas mata pencaharian warga desa.
“Saat musim hujan jalannya licin dan sulit dilalui. Dengan dirabat beton, nantinya kendaraan roda tiga maupun roda empat bisa melintas lebih mudah. Ini juga dapat mengurangi biaya angkut hasil pertanian masyarakat,” ungkapnya.
Selain infrastruktur, pemerintah desa juga menaruh perhatian terhadap sektor kesehatan lingkungan. Tahun ini, pemerintah desa berencana membangun jamban khusus warga yang belum memilikinya.
Tujuannya, mengurangi kebiasaan buang air besar sembarangan. Terutama di aliran sungai yang dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat.
“Penerima manfaat nantinya diprioritaskan bagi warga yang memang belum memiliki jamban. Agar masyarakat hidup lebih sehat dan lingkungan, terutama sungai, tetap terjaga kebersihannya,” tuturnya.
Kepala Desa Sumbersuko Rini Handayani mengatakan, sejumlah pembangunan juga telah direalisasikan. Salah satunya Gedung Posyandu di kawasan Balai Desa Sumbersuko. Kini telah dimanfaatkan untuk berbagai layanan kesehatan masyarakat. Mulai dari posyandu balita, remaja, hingga lansia.
Pemerintah desa juga menjalankan Program MBG bagi kelompok 3B desa guna membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Program ini dilaksanakan rutin setiap hari kerja. “MBG diberikan setiap Senin sampai Jumat, kecuali hari libur nasional dan akhir pekan,” jelasnya. (gus/rud/*)
Dukung KDKMP-Perkuat Ketahanan Pangan
PEMERINTAH Desa Sumbersuko terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung berbagai program Pemerintah Pusat, sekaligus memperkuat pembangunan desa di berbagai sektor. Mulai dari dukungan terhadap pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), penguatan ketahanan pangan, hingga menjaga keamanan lingkungan.
Kepala Desa Sumbersuko Rini Handayani mengaku telah menyiapkan lahan untuk mendukung keberadaan KDKMP. Lokasinya cukup strategis dan mudah dijangkau masyarakat. Selain dekat dengan pusat pemerintahan desa, juga berada tidak jauh dari permukiman warga. Dengan harapan dapat menunjang aktivitas koperasi nantinya. Lokasinya di Dusun Kalianyar.
“Menempati tanah kas desa. Kami pilih yang aksesnya nyaman serta dekat dengan pusat pemerintahan desa maupun rumah warga. Pembangunannya kini sudah mulai berjalan,” ujar Rini.
Keberadaannya diharapkan mampu mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa melalui berbagai program usaha dan pelayanan yang dapat dimanfaatkan warga secara luas. Pemerintah desa juga terus menggencarkan program ketahanan pangan. Salah satunya melalui penggemukan dan pengembangbiakan kambing.
Saat ini terdapat 18 ekor kambing yang dikelola dalam program tersebut. Program ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan desa, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli desa (PAD). Sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
“Harapannya program ini bisa menghasilkan PAD bagi desa dan juga menyerap tenaga kerja masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, pemerintah desa juga memberikan perhatian serius terhadap keamanan lingkungan. Bersama TNI dan Polri, setiap malam rutin melaksanakan kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).
Kegiatan ronda malam ini berjalan aktif sejak sekitar lima tahun terakhir. Sistem penjagaan dilakukan secara bergiliran oleh masing-masing RT guna memastikan kondisi desa tetap aman dan kondusif.
“Kami menerapkan jadwal piket bergantian tiap RT. Petugas nantinya berkeliling desa untuk menjaga keamanan lingkungan,” katanya. (gus/rud/*)
Editor : Fahreza Nuraga