Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Perbaiki Drainase, Pemerintah Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, Antisipasi Genangan dan Banjir

Inneke Agustin • Selasa, 19 Mei 2026 | 07:10 WIB
PERIKSA: Sekretaris Desa Ngepoh Andre Septian (paling kanan) bersama perangkat desa memeriksa kondisi pipa pembuangan pasca pembangunannya di Dusun Krajan, Desa Ngepoh. (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)
PERIKSA: Sekretaris Desa Ngepoh Andre Septian (paling kanan) bersama perangkat desa memeriksa kondisi pipa pembuangan pasca pembangunannya di Dusun Krajan, Desa Ngepoh. (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)

PEMERINTAH Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Salah satu fokus utama tahun ini adalah penanganan genangan air yang selama ini kerap terjadi saat musim hujan.

Program pembangunan saluran pembuangan air dan normalisasi drainase, terus dilakukan Pemerintah Desa Ngepoh. Ada sejumlah kawasan yang sebelumnya paling sering terdampak genangan. Di antaranya, di RT 01-04/RW 01 serta di RT 05/RW 02.

Permasalahan tersebut terjadi karena saluran pembuangan air bawah tanah masih menggunakan pipa karet yang mudah penyok akibat tekanan tanah. Akibatnya, aliran air tidak dapat berjalan optimal, sehingga sering menyebabkan air meluap dan menggenang ketika curah hujan tinggi.

“Karena menggunakan pipa karet, aliran air kurang maksimal. Akhirnya, kami mengganti dengan pipa PVC berdiameter 16 dim sepanjang 128 meter sehingga sekarang aliran air jauh lebih lancar,” ujar Kepala Desa Ngepoh Sutrisno.

Selain mengganti pipa pembuangan, Pemdes Ngepoh juga mengeruk drainase yang sebelumnya tertutup sedimen. Kegiatan ini dilakukan melalui program padat karya tunai yang sekaligus melibatkan masyarakat setempat.

Dengan normalisasi drainase, aliran air kini kembali berfungsi dengan baik sehingga risiko genangan dapat diminimalisasi.

NYAMAN: Sekretaris Desa Ngepoh Andre Septian (kiri) mengecek lokasi pembangunan jembatan di Dusun Makam, Desa Ngepoh.
NYAMAN: Sekretaris Desa Ngepoh Andre Septian (kiri) mengecek lokasi pembangunan jembatan di Dusun Makam, Desa Ngepoh.

“Ada juga TPT (tembok penahan tanah) yang terdampak karena proses penggantian pipa lama ke pipa baru, sehingga kami lakukan pembangunan kembali pada bagian yang rusak,” terang Sutrisno.

Tak hanya drainase, Pemdes Ngepoh juga membangun jembatan di Dusun Makam. Tepatnya di RT 08/RW 02. Sebelumnya, jembatan ini lebarnya kurang dari dua meter, sehingga kendaraan roda empat pengangkut hasil pertanian tidak dapat melintas. Kini jembatan diperlebar dengan konstruksi yang lebih kuat.

“Sekarang kendaraan roda empat sudah bisa melintas sehingga masyarakat lebih mudah membawa hasil pertanian dari area sawah,” ujar Sekretaris Desa Ngepoh Andre Septian. (gus/rud/*)

 

 

Jalan Permukiman Jauh Lebih Baik

PEMBANGUNAN infrastruktur pengendali air terus berjalan di Desa Ngepoh. Infrastruktur juga dibangun. Salah satunya peningkatan kualitas jalan lingkungan, demi menunjang kenyamanan dan mobilitas masyarakat. Salah satu pembangunan dilakukan di Dusun Lajuk RT 11/RW 03.

Sekretaris Desa Ngepoh Andre Septian mengatakan, sebelumnya jalan tersebut sudah pernah dipaving. Seiring waktu, kondisi paving rusak, sehingga perlu perbaikan ulang.

“Karena kondisinya sudah rusak, kami lakukan pavingisasi kembali agar masyarakat bisa lebih nyaman saat melintas,” ujarnya.

Pemerintah desa kali ini menggunakan paving berkualitas tinggi yang telah melalui proses pengujian dan memiliki sertifikat standar mutu sehingga lebih kuat dan tahan lama. Pavingisasi dilakukan sepanjang 25 meter dengan lebar 2,5 meter.

KOKOH: Sekretaris Desa Ngepoh Andre Septian (tengah) bersama perangkat desa mengecek lokasi pavingisasi di Dusun Lajuk.
KOKOH: Sekretaris Desa Ngepoh Andre Septian (tengah) bersama perangkat desa mengecek lokasi pavingisasi di Dusun Lajuk.

Material paving didatangkan langsung dari Purwodadi, guna memastikan kualitas konstruksi yang digunakan sesuai standar yang diharapkan.

“Kami memilih paving yang kualitasnya lebih baik dan sudah teruji kekuatannya supaya lebih awet,” terang Andre.

Dengan perbaikan akses jalan tersebut, pemerintah desa berharap mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman, terutama bagi warga yang beraktivitas setiap hari menuju permukiman maupun area sekitar desa.

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemdes Ngepoh menjadi bagian dari komitmen desa dalam meningkatkan pelayanan dan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran. (gus/rud/*)

Editor : Fahreza Nuraga
#ngepoh #masyarakat #dringu #probolinggo