KANIGARAN, Radar Bromo - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemkot Probolinggo berhasil menekan inflasi di angka 2,7 dari sebelumnya 4,2. Di lapangan, harga bahan pangan masih normal. Stok pangan beras melimpah dan diperkirakan cukup hingga 2 tahun ke depan.
Untuk menjaga angka inflasi, Senin (18/5), tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pusat perlanjaan dan Badan Urusan Logistik (Bulog). Sidak dibentuk dua tim. Tim pertama dipimpin Wali Kota Probolinggo Aminuddin, dengan sasaran pusat perbelanjaan di Jalan Dr. Soetomo dan gudang Bulog.
Tim kedua dipimpin Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari dengan sasaran pusat perbelanjaan di Jalan Soekarno-Hatta dan Distributor Minyakita Sinarmas Jalan Brantas.
Usai sidak, Aminuddin mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Adha, sirkulasi kerawanan harga bahan pangan naik. Karena itu, pihaknya melakukan sidak.
“Tadi kami cek harga beras medium normal sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi). Kemudian, harga beras premium masih normal, tergantung variasi berasnya,” katanya.
Menjelang Idha Adha, kata Aminuddin, pihaknya juga ingin memastikan stok dan ketersediaan beras di Bulog. Guna menjamin tidak ada kelangkaan. Setelah ditinjau, dua Gudang Bulog di Kelurahan Sukoharjo, hampir penuh. Stok terkini mencapai sekitar 19 ribu ton beras. Stok ini diperkirakan sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 2 tahun ke depan.
“Semoga dengan ketersediaan beras di Bulog yang melimpah, berikutnya dapat meningkatkan ekspor beras. Selain itu, minyak gorek (Minyakita) juga melimpah, baik itu bantuan pangan maupun dijual di pasaran,” terangnya.
Wakil Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Probolinggo Muzakki Makmun mengatakan, swasembada pangan sukses meningkatkan ketersediaan bahan pangan beras. Dengan ketersedian hingga 19 ribu ton lebih, sangat cukup untuk memenui kebutuhan hingga 2 tahun ke depan.
Pihaknya juga menyiapkan beras dan minyak goreng untuk bantuan pangan yang akan diberikan pemerintah kepada masyarakat kurang mampu.
“Stok beras di Bulog sangat melimpah dan aman, sehingga menjelang Hari Raya Idul Adha, dipastikan tidak akan kekurangan stok beras ataupun minyak goreng,” terangnya. (mas/rud)
Editor : Fahreza Nuraga