LECES, Radar Bromo-Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kab upaten Probolinggo. Kali ini gudang penyimpanan tembakau di Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces.
Gudang tembakau milik Donal tersebut terbakar Sabtu (9/5) siang. Kebakaran tersebut menghanguskan tumpukan tembakau beserta sejumlah kendaraan dan menyebabkan kerugian mencapai Rp 500 juta.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar setelah muncul kepulan asap tebal dari arah gudang.
Warga yang curiga kemudian mendekati lokasi dan mendapati kobaran api sudah membesar di dalam bangunan gudang.
Salah seorang warga sekitar, Budiono, 54, mengatakan saat kejadian kondisi api sudah cukup besar sehingga warga tidak berani masuk terlalu jauh ke dalam gudang.
Selain khawatir api semakin membesar, suhu panas di sekitar lokasi juga cukup menyengat. “Jadi kami langsung melapor ke damkar,” ujarnya.
Menurut Budiono, saat kejadian tidak terlihat adanya aktivitas pekerjaan di dalam gudang. Bahkan pemilik gudang diketahui bukan berasal dari Probolinggo karena kabarnya milik warga Malang.
Namun, terdapat satu unit mobil pikap yang berada di dalam lokasi dan ikut terbakar. Mendapat laporan tersebut, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Inspektur Inspeksi Damkar Kabupaten Probolinggo, Danang Purwanto menjelaskan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 11.58.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dengan menerjunkan empat unit firetruck dan satu unit fire supply,” katanya.
Sesampainya di lokasi, petugas sempat mengalami kendala saat hendak memasuki area gudang karena gerbang dalam kondisi terkunci.
Petugas harus terlebih dahulu membuka gembok gerbang sebelum proses pemadaman dapat dilakukan secara maksimal.
Besarnya kobaran api serta banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Petugas berjibaku selama lebih dari enam jam untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
“Kami melakukan penyemprotan hingga sekitar pukul 18.30 api benar-benar berhasil dipadamkan,” imbuhnya.
Akibat kejadian tersebut, selain tumpukan tembakau, satu unit mobil pikap dan satu unit forklift juga turut hangus terbakar. Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 500 juta. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran. (gus/fun)
Editor : Fandi Armanto