GENDING, Radar Bromo-Daftar korban meninggal di jalan raya pintura Probolinggo bertambah. Itu setelah seorang pengendara motor meninggal usai menabrak bagian belakang truk gandeng.
Insiden tragi situ terjadi Kamis (7/5) petang sekitar pukul 17.30 di Jalan Raya Pantura, Desa Pajurangan, Gending, Kabupaten Probolinggo.
Kecelakaan itu sendiri melibatkan motor Honda PCX Nopol N 3340 OQ dan truk gandeng Nopol P 8418 UZ.
Motor disopiri Muhammad Haqiqi, 32, warga Desa Ranuagung, Tiris, Kabupaten Probolinggo. Dia membonceng Riz, 14, warga Desa Sumberkerang, Gending.
Berdasarkan hasil olah TKP petugas, sebelum kecelakaan motor Honda PCX melaju dari barat menuju timur.
Kendaraan tersebut berjalan searah dengan truk gandeng yang berada di depannya.
Namun, sesampainya di lokasi kejadian, pengendara motor diduga kurang berkonsentrasi. Dia tidak mampu menjaga jarak aman dan akhirnya menabrak bagian belakang truk gandeng.
“Sesampainya di TKP diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak truk gandeng di depannya. Itu hasil olah TKP yang kami lakukan,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama.
Benturan tersebut menyebabkan pengendara maupun penumpang sepeda motor mengalami luka-luka.
Dua pengendara motor lantas dievakuasi ke RSUD Waluyo Jati, Kraksaan untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, kemudian kondisi Haqiqi drop. Dia meninggal saat menjalani perawatan.
“Muhammad Haqiqi meninggal. Sementara rekannya Rizqi Putra Pratama kondisinya berangsur stabil dan membaik,” terang Humas RSUD Waluyo Jati, Anang Kurniawan, Jumat (8/5) sore. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi