MAYANGAN, Radar Bromo- Proyek pembangunan drainase di kawasan jalan lingkar utara dekat PPI Mayangan, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, kembali berdampak terhadap jaringan distribusi air bersih. Kamis (7/5), sedikitnya lima titik pipa air bersih Perumdam Tirta Bayuangga Kota Probolinggo bocor.
Kebocoran terjadi pada jaringan pipa di sekitar area pemasangan box culvert proyek drainase. Akibat kerusakan itu, sekitar 1.000 sambungan rumah (SR) pelanggan di wilayah Kelurahan Mayangan, terganggu.
Humas Perumdam Bayuangga Kota Probolinggo Agus Sugianto menjelaskan, kebocoran diduga terjadi karena posisi jaringan pipa air berada tepat di bawah box culvert proyek drainase.
“Diduga tertekan saat proses pengerjaan. Akibatnya, ada lima titik pipa yang mengalami kebocoran,” ujarnya.
Begitu menerima laporan kebocoran, pihak Perumdam bergerak cepat melakukan penanganan. Perbaikan dilakukan dengan mengganti bagian pipa yang rusak. Pipa PVC berukuran 6 dim yang bocor dipotong kemudian diganti dengan pipa baru.
“Perbaikan kami upayakan selesai pada hari yang sama, supaya aliran air bersih ke pelanggan bisa segera kembali normal,” katanya.
Ia menambahkan, kebocoran jaringan pipa akibat proyek drainase ini bukan kali pertama. Rabu (6/5), kebocoran serupa juga terjadi di dekat Pasar Kronong dan telah diperbaiki. “Sekarang kembali terjadi kebocoran lagi,” tuturnya.
Perumdam Bayuangga mengaku sebelumnya telah berkoordinasi dengan pelaksana proyek agar pemasangan box culvert tidak dilakukan tepat di atas jaringan pipa distribusi air bersih. Namun kebocoran tetap terjadi saat pekerjaan berlangsung.
“Sejak awal kami sudah berkoordinasi agar pemasangan box culvert tidak berada tepat di atas jaringan pipa. Nantinya kerugian akibat kerusakan ini tetap akan kami sampaikan kepada pihak penyelenggara proyek,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga