Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sengat Warga, Musnahkan Sarang Tawon Vespa di Kanigaran-Probolinggo, Damkar Bergerak Malam

Inneke Agustin • Senin, 4 Mei 2026 | 10:53 WIB
EVAKUASI: Petugas Damkar Satpol PP Kota Probolinggo saat melakukan evakuasi sarang tawon vespa di atap rumah Nanang, warga Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)
EVAKUASI: Petugas Damkar Satpol PP Kota Probolinggo saat melakukan evakuasi sarang tawon vespa di atap rumah Nanang, warga Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)

KANIGARAN, Radar Bromo - Sarang tawon vespa sebesar helm bersarang di atap rumah warga Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Nanang, 38. Keberadaannya membuat waswas. Sarang dan koloni tawon ini pun dimusnahkan.

Sabtu (2/5), Nanang melaporkan adanya sarang binatang berbisa ini kepada Damkar Satpol PP Kota Probolinggo. Sekitar 20.30, tim damkar merapat. Evakuasi dilakukan malam hari karena ketika siang tawon vespa lebih aktif, ketika malam beristirahat di sarangnya. Ini akan memudahkan petugas untuk melalukan evakuasi.

Meski demikian, evakuasi tidak berjalan mudah. Akses menuju titik sarang begitu sulit. Petugas terpaksa menggunakan jalur alternatif melalui rumah tetangga pelapor, Arifin, 41, yang berada bersebelahan.

Arifin mengaku, sebelumnya sempat menjadi korban sengatan tawon vespa ini. Peristiwa itu terjadi ketika dirinya berada di lantai dua rumahnya. Posisinya berdekatan dengan sarang.

“Saya sempat disengat di lengan kiri waktu membuat atap lantai dua. Memang posisinya dekat sekali dengan sarang. Untung sekarang sudah sembuh, meski waktu itu sempat terasa nyeri,” ujarnya.

Komandan Regu (Danru) Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Bima Nur Dianto mengatakan, proses evakuasi harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Pasalnya, tawon jenis ini dikenal agresif dan memiliki sengatan yang berbahaya bagi manusia.

“Sengatannya bisa menyebabkan kondisi serius, bahkan sampai harus dirawat di rumah sakit. Karena itu, penanganannya tidak bisa sembarangan,” jelasnya.

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 20.30, para petugas telah siap menggunakan alat pelindung diri masing-masing. Pelan-pelan mereka mendekati lokasi sarang di dalam atap rumah Nanang. Sejumlah genting harus dibongkar untuk menjangkaunya.

Petugas mengevakuasi menggunakan metode penutupan lubang sarang dengan kapas yang telah dilumuri bahan bakar Pertalite. Cara ini dinilai lebih aman, meski tetap memerlukan ketelitian tinggi selama proses berlangsung.

“Metode ini kami pilih karena lebih memungkinkan dilakukan di lokasi tersebut, tapi tetap harus ekstra hati-hati,” tambah Bima.

Setelah melalui proses yang cukup menantang, evakuasi selesai sekitar pukul 21.20. Sarang tawon diamankan dengan dimasukkan ke sak plastik dan dibawa ke mako Damkar.

“Kami juga mengingatkan agar celah di atap segera ditutup supaya tidak menjadi tempat bersarang lagi,” katanya. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#sengat #damkar #tawon vespa #Kanigaran #probolinggo