Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tiga Hari Hilang, Nelayan Gili-Probolinggo Ditemukan di Pasuruan, Begini Kondisinya

Inneke Agustin • Minggu, 3 Mei 2026 | 17:52 WIB
PENCARIAN: Satpolairud ketika melakukan pencarian terhadap nelayan asal Desa Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Nari. (SATPOLAIRUD POLDA JATIM FOR JAWA POS RADAR BROMO)
PENCARIAN: Satpolairud ketika melakukan pencarian terhadap nelayan asal Desa Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Nari. (SATPOLAIRUD POLDA JATIM FOR RADAR BROMO)

SUMBERASIH, Radar Bromo - Seorang nelayan asal Desa Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Nari, 60, dikabarkan hilang sejak Kamis (30/4). Minggu (3/5), yang bersangkutan ditemukan di Perairan Pasuruan.

Kepala Desa Gili Ketapang Munir mengatakan, Nari bekerja sebagai nelayan. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Kamis (30/4), Nari berangkat melaut sekitar pukul 04.00. Hingga pukul 13.00, tak pulang.

“Biasanya pukul 13.00 atau paling lambat pukul 16.00, dia sudah kembali ke rumah. Waktu itu sampai malam tidak pulang,” katanya.

Kondisi tersebut membuat pihak keluarga khawatir. Sejak Jumat (1/5), mereka melakukan pencarian di sekitar Perairan Gili Ketapang. Pencarian terus dilakukan. Di tengah pencarian, Minggu (3/5) pagi, sempat muncul informasi jika Nari terlihat berada di sekitar Perairan Gili Mandangin, Madura.

Setelah tiga hari pencarian tanpa hasil, pihak keluarga melaporkan kejadian ini kepada perangkat Desa Gili Ketapang. Laporan kemudian diteruskan ke BPBD Kabupaten Probolinggo dan Satpolairud Polres Probolinggo.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Satpolairud dan tim SAR Jember. Mengingat, lokasi yang diduga menjadi titik keberadaan korban berada di perairan yang mendekati Pulau Madura.

Anggota Satpolairud Polda Jawa Timur Bripka Prastyo Agung mengatakan, pihaknya telah berupaya mencari keberadaan Nari. Menggunakan dua kapal, menyisir Perairan Gili Ketapang dan menghampiri kapal-kapal nelayan.

“Bila ada yang mengetahui keberadaan Nari, kami minta diinformasikan,” katanya.

Minggu (3/5) siang, mulai mincul titik temu. Ada kabar Nari ditemukan di perairan Pasuruan. Ia selamat. Begitu juga dengan perahunya. Diduga, perahunya kehabisan bahan bakar ketika di tengah laut. Akibatnya, Nari tidak dapat melanjutkan perjalanan dengan mesin. Hanya mengandalkan layar perahu untuk kembali ke arah Pulau Gili Ketapang.

Namun kondisi angin dan arus laut justru membawa perahunya terombang-ambing hingga menjauh dari jalur semula. Beruntung, kemudian bertemu dengan nelayan dari Gili Mandangin yang memberikan bantuan.

“Nari akhirnya dibantu untuk bisa menepi ke Perairan Pasuruan dalam kondisi selamat,” jelasnya.

Pihak Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pulau Gili Ketapang juga telah melakukan pengawalan terhadap Nari. Perahunya diusakan dapat dibawa pulang ke Gili Ketapang.

“Insyaallah nanti malam baru sampai di Pulau Gili Ketapang,” ujar Prastyo, Minggu (3/5). (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#nelayan #desa gili ketapang #hilang #Sumberasih #probolinggo